Di tangan Maimun, sebuah manuver menyalip bukan hanya disebut menyalip. Ia bisa berubah menjadi sebuah pertunjukan, sebuah momen yang membuat penonton berdiri dan bersorak.
Siap Menyemarakkan Kejurprov
Jelang kejuaraan, Maimun menyatakan kesiapannya untuk kembali mengawal jalannya lomba. Dengan nada khasnya, ia menutup perbincangan dengan kalimat yang sudah menjadi identitasnya.
“Perfecto… Adios,” ujar Maimun Fikri kepada posaceh.com, Jumat (7/11/2026).




