Habanusantara.net — Prestasi Raisya Annazira di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 mendapat apresiasi khusus dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Peraih Juara I Hifzil Qur’an Golongan 30 Juz Putri itu diganjar satu unit sepeda motor Honda Scoopy.
Hadiah tersebut diserahkan langsung Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau Ayah Wa, usai apel gabungan di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, Senin (5/10/2026).
Selain sepeda motor, Raisya juga menerima uang pembinaan senilai Rp15 juta dan piagam penghargaan atas prestasinya membawa nama Aceh Utara di tingkat nasional.
Raisya berhasil meraih Juara I Hifzil Qur’an Golongan 30 Juz Putri pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.
Momen penyerahan penghargaan berlangsung emosional. Ayah Wa bahkan tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan apresiasi kepada para qari dan qariah Aceh Utara yang telah meraih prestasi di tingkat nasional maupun Provinsi Aceh.
Dengan suara bergetar, Ayah Wa menyebut prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan generasi muda Aceh Utara untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Menghargai setiap perjuangan generasi yang menjadikan iman, ilmu, dan prestasi sebagai jalan pengabdian. Kalian telah membuktikan bahwa anak-anak Aceh Utara mampu berdiri sejajar, mampu bersaing, dan mampu menoreh nama Aceh Utara dalam lembaran prestasi,” ujar Ayah Wa.
Menurutnya, capaian para kafilah tidak sekadar soal kemenangan dalam perlombaan. Prestasi tersebut juga memiliki makna historis bagi Aceh Utara yang dikenal sebagai bagian dari jejak kejayaan Islam di Nusantara melalui Samudera Pasai.
“Ketika ayat-ayat Al-Qur’an dilantunkan, yang terdengar bukan sekadar suara yang merdu. Di dalamnya mengalir jejak sejarah dari tanah yang dahulu menjadi pintu masuk cahaya Islam di Nusantara. Dari Samudera Pasai, cahaya itu pernah berlayar menembus lautan, menyapa negeri-negeri, menyalakan ilmu dan peradaban,” ungkapnya.
Ayah Wa mengajak masyarakat menjadikan momentum usia Aceh Utara yang memasuki 800 tahun sebagai dorongan untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan melahirkan generasi berprestasi.
Selain Raisya, kafilah Aceh Utara juga mencatat prestasi pada MTQ Nasional 2026 melalui Qaisal Ridha yang meraih Juara III Khattil Qur’an Golongan Kaligrafi Digital Putra.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga memberikan apresiasi kepada peserta berprestasi nasional lainnya, yakni Ahyar Ar Rayyan, Nailul A’rifa, Amaliya Ash Shalihah dan Sych Marzawi.
Sementara pada MTQ XXXVII Aceh Tahun 2025 di Pidie Jaya, sejumlah kafilah Aceh Utara juga berhasil meraih juara.
Juara I diraih Nailul A’rifa pada Tartil Putri, Raisya Annazira pada Hifzil Qur’an 30 Juz Putri, Muhammad Nawal Mubarak pada Tafsir Qur’an Bahasa Arab Putra, Amaliya Ash Shalihah pada Tafsir Qur’an Bahasa Arab Putri, Sych Marzawi pada Khattil Qur’an Hiasan Mushaf Putra, Ahyar Ar Rayyan pada Khattil Qur’an Kontemporer Putra, serta Qaisal Ridha pada Khattil Qur’an Kaligrafi Digital Putra.[*]





