Ditemukan di Jalanan, M. Yahya Akhirnya Dibawa untuk Mendapat Perawatan

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berupaya menciptakan lingkungan perkotaan dan pedesaan yang bersih dari orang jalanan termasuk Orang Gangguan Jiwa (ODGJ).

Upaya tersebut diimplementasikan sesuai arahan dari Bupati Aceh Utara untuk menciptakan suasana perkotaan yang nyaman, dengan mengamankan ODGJ ke rumah singgah maupun rumah sakit khusus jiwa, agar mendapatkan perawatan intensif.

Ketua Penanganan Orang Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Aceh Utara Mawardi (alias Barona Raja) menyampaikan jika mendapatkan informasi dari masyarakat kabupaten aceh utara tak segan-segan memberikan informasi kepadanya supaya dapat dijemput ke lokasi guna penanganan lanjut ke RS Cut Mutia

Selain itu kata ketua Barona Raja, Pasien Kejiwaan yang terlihat di jalanan diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwajib, TNI -Polri dan Puskesmas setempat supaya ditangani, Pihaknya secara profesional memantau kondisi pasien dan memberikan fasilitas yang layak

” Kita terus memantau perkembangan kondisi pasien ODGJ di kabupaten aceh utara, Namun jika masyarakat melihat maka segera melakukan koordinasi dengan pihak instansi agar ditangani langsung, Ungkapnya

Dihubungi media ini Selasa 29 September 2026 Ketua Barona Jaya menyebutkan daerah terpencil di Nisam Antara telah menerima informasi dari masyarakat bahwa seorang lelaki ODGJ bernama M. Yahya telah diamankan oleh Petugas kesehatan dan TNI/Polri hingga saat ini telah diamankan untuk berlanjut di bawa perawatan

” Benar Bang, kita telah mendapatkan informasi dari masyarakat Nisam antara seorang ODGJ telah diamankan oleh Petugas setempat,guna untuk penanganan lanjut ke RS Cut Mutia, Terangnya

Dan ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Aceh Utara atas dipercaya sebagai pelayanan masyarakat dan Puskesmas Nisam antara beserta kasubsektor IPDA TIBRANI, Tim, Kepala puskesmas Epie Aprianty, SKM, Bidan Desa seumirah Bd.Maidiana,S.Tr.Keb, Kader seumirah Aisyah telah Melakukan rujukan atas nama M.Yahya 36 tahun didampingi
Petugas keswa Nisam Antara zarkani, AMK

Menurut, Kepala Puskesmas Nisam Antara Epie Aprianty, S.K.M. sasaran layanan tersebut meliputi pasien ODGJ, ibu hamil berisiko tinggi, balita stunting, lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga penderita penyakit kronis seperti diabetes melitus.

“Seluruh pelayanan diberikan secara gratis. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun tinggal di wilayah yang jauh atau memiliki keterbatasan untuk datang ke puskesmas. Kesehatan dan keselamatan pasien selalu menjadi prioritas kami,” jelas Epie Aprianty