Pembangunan Banda Aceh Academy Capai 10 Persen

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Pembangunan Banda Aceh Academy (BAA) terus menunjukkan perkembangan. Hingga Rabu (12/8/2026), progres pekerjaan telah mencapai 10 persen, atau mencatat deviasi positif sebesar 2 persen dari rencana yang telah ditetapkan.

Perkembangan tersebut diketahui setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Jalaluddin, meninjau langsung lokasi pembangunan BAA. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan tahapan dan target yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Jalaluddin mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, progres pembangunan saat ini berada pada posisi 10 persen. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan pekerjaan sedikit lebih cepat dibandingkan rencana.

“Alhamdulillah hari ini kita berkunjung melihat pembangunan BAA yang sedang dikerjakan. Hasil kita cek tadi, progresnya sudah mencapai 10 persen dari rencana, dan sekarang posisinya adalah deviasi plus 2 persen,” ujar Jalaluddin.

Progres Lebih Cepat dari Rencana

Capaian deviasi positif tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pekerjaan pembangunan BAA masih berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek agar setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan pekerjaan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memenuhi standar teknis yang telah ditentukan.

Jalaluddin menyampaikan, secara umum pekerjaan pembangunan masih berjalan sesuai jadwal. Pemerintah kota juga meminta pihak kontraktor mempertahankan ritme pekerjaan sehingga target penyelesaian sebagaimana tercantum dalam kontrak dapat tercapai.

“Target kita pekerjaannya akan selesai sesuai dengan rencana kontrak yang sudah disepakati,” katanya.

Dengan progres yang saat ini mencapai 10 persen, Pemko Banda Aceh berharap pekerjaan dapat terus berjalan konsisten hingga memasuki tahapan-tahapan berikutnya.

Sejumlah Pekerjaan Masih Perlu Disempurnakan

Meski secara umum pembangunan dinilai berjalan baik, hasil peninjauan lapangan juga menemukan beberapa bagian yang masih perlu mendapat perhatian.

Di antaranya adalah pekerjaan pemasangan Air Conditioner (AC) dan pekerjaan plumbing. Menurut Jalaluddin, kedua bagian tersebut masih belum sempurna sehingga perlu segera diperbaiki oleh pihak pelaksana.

Temuan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dalam peninjauan pembangunan. Pemko Banda Aceh meminta agar pekerjaan yang belum sesuai segera disempurnakan sehingga tidak menimbulkan persoalan pada tahapan pembangunan selanjutnya.

Perbaikan sejak awal dinilai penting untuk menjaga kualitas bangunan sekaligus memastikan seluruh komponen fasilitas dapat berfungsi sebagaimana mestinya ketika BAA mulai digunakan.

Di sisi lain, Jalaluddin memberikan apresiasi terhadap tenaga kerja yang berada di lokasi proyek. Ia menilai para pekerja telah melaksanakan pekerjaan secara maksimal.

Jumlah dan personel tenaga kerja yang dikerahkan juga dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan dalam pelaksanaan pembangunan.

Ditargetkan Beroperasi Akhir Tahun

Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan pembangunan Banda Aceh Academy dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak. Jika seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, fasilitas tersebut diharapkan dapat mulai dioperasikan pada akhir tahun ini.

Target tersebut membuat pengawasan terhadap progres pembangunan menjadi penting, terutama untuk memastikan pekerjaan yang masih membutuhkan penyempurnaan dapat segera diselesaikan tanpa mengganggu jadwal keseluruhan proyek.

Jalaluddin berharap pembangunan BAA terus mengalami perkembangan positif hingga seluruh pekerjaan fisik selesai.

“Mudah-mudahan di akhir tahun ini bisa kita launching untuk operasionalnya,” pungkas Jalaluddin.

Dengan progres yang telah mencapai 10 persen dan deviasi positif 2 persen, pembangunan BAA kini memasuki tahapan penting. Pemko Banda Aceh tidak hanya mengejar penyelesaian sesuai target waktu, tetapi juga memastikan setiap bagian pekerjaan memenuhi standar sebelum fasilitas tersebut digunakan.[***]