Habanusantara.net – Penyaluran dana jaminan hidup (jadup) oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menuai tanda tanya. Warga Kecamatan Langkahan mempertanyakan distribusi bantuan yang dinilai belum menyentuh wilayah mereka, meski termasuk daerah yang terdampak parah pasca musibah akhir tahun 2025 lalu.
Diketahui, Pemkab Aceh Utara telah mencairkan jadup tahap I, II, dan III untuk sejumlah kecamatan, di antaranya Sawang, Tanah Jambo Aye, Lhoksukon, dan Baktiya. Sementara Kecamatan Langkahan hingga kini masih disebut dalam tahap proses.
Sejumlah warga mengaku heran dengan pola penyaluran tersebut. Mereka menilai bantuan justru lebih dulu diberikan ke wilayah lain, sementara daerah dengan tingkat dampak cukup berat belum tersentuh.
“Aneh, yang paling parah justru belum dapat. Malah kecamatan lain yang lebih dulu dicairkan,” ujar seorang warga Langkahan yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Rabu (6/5/2026).
Menurut warga, pasca musibah yang terjadi akhir 2025 lalu, kerusakan dan kerugian di wilayah Langkahan cukup signifikan. Aktivitas ekonomi warga terganggu, sektor pertanian belum pulih, dan kebutuhan sehari-hari semakin menekan.
Namun hingga kini, bantuan jadup yang diharapkan bisa meringankan beban masyarakat belum juga diterima.
Warga juga menilai lambatnya penyaluran bantuan tidak terlepas dari lemahnya representasi wilayah dalam mendorong percepatan kebijakan. Kondisi ini, kata mereka, berdampak pada ketimpangan distribusi bantuan di lapangan.
“Kami seperti ditinggalkan. Yang terdampak parah justru belum diprioritaskan,” kata warga lainnya.
Selain sektor ekonomi, dampak juga dirasakan pada bidang pendidikan. Sejumlah keluarga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anak, termasuk perlengkapan dasar seperti seragam.
Hingga saat ini, warga Langkahan masih menunggu kejelasan penyaluran jadup dari pemerintah. Mereka berharap distribusi bantuan dilakukan secara adil dan transparan, dengan mengutamakan wilayah yang benar-benar terdampak.
Sementara itu, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi terkait belum tersalurkannya jadup untuk Kecamatan Langkahan.[Mnw]





