Setelah 5 Bulan, Korban Banjir asal Lhok Reudeup Ditemukan di Kebun Warga

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Setelah sekitar lima bulan dinyatakan hilang akibat banjir bandang, seorang warga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kebun milik warga di Gampong Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (25/3/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Sakdiah (49), seorang petani asal Gampong Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Ia sebelumnya dilaporkan hilang saat banjir bandang menerjang kawasan tersebut pada 26 November 2025 lalu.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Agus Alfian Halomoan Lubis mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 08.30 WIB.

“Korban ditemukan di kebun milik warga di Gampong Biram Rayeuk setelah sebelumnya pemilik kebun melihat adanya tumpukan tanah yang mencurigakan,” ujar Agus.

Penemuan itu bermula saat pemilik kebun, Sulaiman, melihat gundukan tanah yang tidak biasa di area kebunnya. Merasa curiga, ia kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Ismail, yang menjabat sebagai Wakil Tuha Peut setempat.

Ismail bersama anaknya yang berprofesi sebagai bidan kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan. Saat dilakukan pengecekan, mereka menemukan kerangka manusia di bawah tumpukan tanah tersebut dan segera mengabarkan kepada warga lainnya.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Tanah Jambo Aye bersama anggota Koramil 14 Jambo Aye langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses identifikasi kemudian dilakukan bersama pihak keluarga korban.

“Hasil identifikasi memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Sakdiah, korban banjir bandang yang sebelumnya dilaporkan hanyut dari Gampong Lhok Reudeup,” jelasnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh petugas bersama warga dan dibawa ke rumah duka. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dikebumikan.[Mnw]