DPRK3255

Ismawardi Minta Pemko Banda Aceh Segera Cairkan THR PNS dan PPPK

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh segera merealisasikan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota. Pencairan yang dilakukan tepat waktu dinilai akan membantu para pegawai mempersiapkan kebutuhan Lebaran sekaligus memberi dampak positif terhadap perputaran ekonomi di daerah.

Menurut Ismawardi, THR merupakan hak yang setiap tahun dinantikan oleh para ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Karena itu, ia berharap proses administrasi pencairan dapat diselesaikan lebih awal sehingga dana tersebut sudah diterima sebelum Hari Raya Idulfitri.

“THR ini sangat dinantikan para ASN, baik PNS maupun PPPK. Kami berharap Pemko Banda Aceh dapat segera mencairkannya agar para pegawai bisa mempersiapkan kebutuhan Lebaran bersama keluarga,” kata Ismawardi kepada media ini.

Ia menilai, pencairan THR bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan hak aparatur negara, tetapi juga menjadi salah satu faktor yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Meningkatnya daya beli ASN, menurutnya, akan berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Ismawardi mengatakan, setiap tahun momen menjelang Lebaran menjadi periode penting bagi para pedagang karena terjadi peningkatan transaksi di berbagai sektor, mulai dari kebutuhan pokok, pakaian, hingga usaha kuliner. Kehadiran THR akan memperkuat daya beli masyarakat sehingga perputaran uang di Banda Aceh dapat berlangsung lebih optimal.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh mencapai 3.577 orang, sedangkan jumlah PPPK sebanyak 2.223 orang. Dengan demikian, total aparatur yang berhak menerima THR di lingkungan Pemko Banda Aceh mencapai 5.800 orang lebih.

Besarnya jumlah penerima tersebut diyakini akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Dana yang diterima ASN diperkirakan akan kembali beredar di tengah masyarakat melalui aktivitas belanja kebutuhan Lebaran, sehingga turut membantu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha lokal.

Ia berharap pemerintah kota dapat memastikan seluruh proses pencairan berjalan lancar tanpa kendala administrasi, sehingga hak para pegawai diterima sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

“Selain membantu kebutuhan ASN, perputaran uang dari THR ini juga akan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil menjelang Lebaran,” ujarnya.

Menurut Ismawardi, percepatan pencairan THR juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur yang selama ini menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dengan diterimanya THR sebelum hari raya, para pegawai dapat mempersiapkan kebutuhan keluarga dengan lebih baik tanpa harus menunggu hingga mendekati Idulfitri.

Ia berharap proses pencairan dapat dilakukan secepatnya sehingga seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh dapat menikmati haknya tepat waktu dan masyarakat juga merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri.[***]