Habanusantara.net – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini juga menjadi upaya pemerintah menekan lonjakan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di halaman kantor Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh di Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Selasa (10/3/2026) mendatang
Kepala DP2KP Kota Banda Aceh Iskandar mengatakan, dalam kegiatan itu pihaknya menyiapkan sebanyak 1.000 paket bahan pangan murah bagi masyarakat.
“Kita menyediakan 1.000 paket pangan murah. Dalam satu paket terdapat empat komoditas, yakni beras premium, telur, minyak goreng, dan gula pasir,” kata Iskandar kepada habanusantara.net Kamis 5 Maret 2026.
Ia menjelaskan, satu paket pangan murah tersebut dijual dengan harga Rp163 ribu. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar Rp50 ribu dari harga normal Rp213 ribu.
Adapun rincian komoditas dalam paket tersebut yakni beras premium 5 kilogram seharga Rp57 ribu, telur ayam satu papan Rp44 ribu, minyak goreng dua liter Rp32 ribu, serta gula pasir dua kilogram Rp30 ribu.
Menurut Iskandar, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran, terutama menjelang Ramadhan, Idul Fitri, serta dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kota Banda Aceh.
Ia juga mengingatkan warga yang ingin membeli paket pangan murah agar membawa KTP asli atau fotokopi sebagai syarat pembelian.
“Kami berharap program pangan murah ini dapat membantu masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga bahan pokok di pasar,” ujarnya.
Iskandar menegaskan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi warga[Is]





