Banyak Antrean di SPBU Aceh, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Redaksi
Antrian BBM
Antrian BBM
A-AA+A++

Habanusantara.net – Antrean kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh dalam beberapa hari terakhir. Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan masyarakat diminta tidak melakukan panic buying.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan pihaknya terus memantau distribusi energi di wilayah operasional, termasuk Aceh. Menurutnya, stok BBM dan LPG dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait,” kata Fahrougi dalam keterangannya kepada habanusantara.net, Kamis (5/3/2026).

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi. Pertamina memastikan pasokan terus dijaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” ujarnya.

Pertamina juga telah melakukan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi peningkatan konsumsi energi selama Ramadan. Upaya tersebut antara lain menambah cadangan stok serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi agar penyaluran energi berjalan lancar.

Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina didukung rantai bisnis dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat. Hal ini memungkinkan pasokan energi tetap terjaga dan dapat disalurkan secara optimal ke berbagai daerah, termasuk wilayah Aceh dan Sumatera Bagian Utara.

Selain itu, Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan maupun penimbunan BBM dan LPG tidak hanya berpotensi mengganggu distribusi, tetapi juga melanggar ketentuan yang berlaku.[Is]