Sampah Tak Terangkut Tepat Waktu, DPRK Ingatkan DLHK3 Jangan Lalai

Redaksi
Anggota DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad Berfoto Menumpangi Truk Angkut Sampah Milik DLHK3 Banda Aceh
Anggota DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad Berfoto Menumpangi Truk Angkut Sampah Milik DLHK3 Banda Aceh
A-AA+A++

Habanusantara.net – Keterlambatan pengangkutan sampah kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh. Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) agar tidak lalai dalam menjalankan jadwal pengangkutan sampah.

Menurutnya, kebersihan kota tidak hanya bergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam membuang sampah di lokasi yang telah ditentukan, tetapi juga pada ketepatan waktu armada pengangkut dalam menjalankan tugasnya.

“Pengendalian sampah tidak bisa hanya mengandalkan kedisiplinan warga, tapi juga kedatangan armada pengangkut. Perlu jadwal yang teratur dan disiplin agar sampah tidak menumpuk dan menimbulkan masalah baru,” ujar Tuanku.

Ia meminta DLHK3 Banda Aceh lebih konsisten menerapkan jadwal pengangkutan sesuai waktu dan lokasi yang telah ditetapkan. Ketidaksesuaian jadwal, katanya, berpotensi menyebabkan penumpukan sampah di lingkungan permukiman.

“Jika jadwal berubah dan tidak sesuai, penumpukan sampah akan terjadi dan menimbulkan persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain ketepatan jadwal, Tuanku juga menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait jadwal pengangkutan di masing-masing wilayah. Apabila terjadi perubahan akibat kendala teknis seperti kerusakan armada atau faktor lain, DLHK3 diminta segera menginformasikan kepada masyarakat melalui media sosial resmi atau saluran informasi lainnya.

“Penentuan jadwal harus pasti. Jika ada perubahan harus dikabarkan. Jika tidak, sampah akan menumpuk di tepi jalan dan depan rumah warga. Jika sampai malam belum diangkut, akan menimbulkan bau dan mengundang anjing liar yang mengacak sampah,” jelasnya.

Ia mencontohkan kondisi di kawasan Jalan T. Lamgugob, di mana jadwal pengangkutan disebut mulai tidak menentu. Sebelumnya, armada pengangkut sampah biasa melintas sekitar pukul 07.00–08.00 WIB, sehingga warga menyesuaikan waktu pembuangan. Namun kini jadwal dinilai sering berubah tanpa kepastian.

Selain mengingatkan pemerintah, Tuanku yang juga Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh turut mengajak masyarakat untuk tetap berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, upaya pemerintah menyediakan armada dan pengawasan akan efektif bila didukung kedisiplinan warga dalam membuang sampah sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.

“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar kebersihan kota tetap terjaga,” pungkasnya.[***]