DPRK145

Farid Nyak Umar: Sambut Ramadan dengan Persiapan Lahir dan Batin

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa, Pelajar dan Masyarakat (IMPM) Mutiara Raya, Farid Nyak Umar, SY, mengajak umat Islam menyambut bulan suci Ramadan dengan persiapan lahir dan batin. Ajakan tersebut disampaikannya saat menyampaikan tausiah menjelang waktu berbuka puasa di hadapan para tokoh IMPM, pimpinan dayah, dewan guru, serta keluarga besar Dayah Tgk Syik di Beureu-eh (DTSB), Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum penguatan spiritual menjelang masuknya Ramadan 1447 Hijriah. Para hadirin tampak antusias menyimak pesan-pesan keagamaan yang disampaikan Farid, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh.

Dalam tausiahnya, Farid menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kesempatan besar untuk melakukan transformasi diri.

baca juga : DPRK Banda Aceh Minta Satpol PP/WH Perketat Patroli Selama Ramadan 1447 H

“Ramadan harus kita sambut dengan persiapan lahir dan batin. Jangan sampai kita memasuki bulan mulia ini tanpa bekal yang cukup. Menu-menu Ramadan harus kita kuasai dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, kunci meraih kualitas Ramadan terletak pada perbaikan ibadah, terutama shalat. Ia menyebut shalat sebagai tiang agama dan fondasi utama dalam membangun ketakwaan.

“Kalau ingin Ramadan kita berkualitas, maka perbaiki dan tingkatkan shalat kita. Bukan hanya yang wajib, tetapi juga shalat-shalat sunnah. Dari sanalah kekuatan spiritual dibangun,” tegasnya.

Selain itu, Farid mengingatkan pentingnya memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an. Ia menyebut Ramadan sebagai bulan Al-Qur’an yang harus dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan isi kitab suci.

“Kalau ingin mulia, maka dekatlah dengan Al-Qur’an. Perbanyak membaca, mentadabburi, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya dibaca, tetapi juga direnungkan dan diterapkan,” katanya.

Farid juga mengajak jamaah menghidupkan semangat berbagi melalui infaq dan sedekah. Ia menekankan keutamaan memberi makan dan minum kepada orang yang berbuka puasa sebagai amalan berpahala besar.

“Memberikan makanan dan minuman kepada orang yang berbuka puasa adalah amalan yang sangat besar pahalanya. Mari hidupkan semangat berbagi di bulan penuh berkah ini,” ajaknya.

Tak kalah penting, ia mengingatkan keutamaan doa di bulan Ramadan, khususnya pada waktu-waktu mustajab seperti menjelang dan setelah berbuka puasa.

“Menjelang berbuka adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Begitu juga saat kita baru saja berbuka. Jangan sia-siakan waktu istimewa itu untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat,” pesannya.

Tausiah tersebut turut dihadiri Ketua Presidium IMPM Mutiara Raya Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, Lc., MA, Ketua Yayasan Tgk Ilyas Muhammad, Koordinator Dayah Tgk Ilyas Muhammad Prof. Dr. Salman Abdul Muthalib, serta sejumlah akademisi, tokoh masyarakat, camat, kepala sekolah, dan dewan guru di lingkungan DTSB.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum ini diharapkan semakin meneguhkan semangat menyambut Ramadan dengan persiapan matang sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. (***)