Habanusantara.net — Dr. H. Amiruddin Idris, M.Si kembali mendapat mandat memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh. Kepastian tersebut merupakan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) X PPP Aceh yang digelar di Bireuen pada awal Januari lalu.
Kepemimpinan kembali Amiruddin Idris ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Ketua Umum PPP, H. Muhammad Mardiono, di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Selasa (27/11) sore. Dengan pengesahan itu, susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPW PPP Aceh mencatat sejarah baru dalam dinamika politik daerah.
Kepengurusan KSB PPP Aceh menjadi yang pertama dalam sejarah partai politik di Aceh yang mampu bertahan secara solid selama dua periode berturut-turut, yakni 2021–2026 dan berlanjut 2026–2031. Konsistensi ini dinilai sebagai bentuk kekompakan internal serta keberlanjutan arah perjuangan partai di Tanah Rencong.
Kepada awak media, Amiruddin Idris menyampaikan apresiasi kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP dari 23 kabupaten/kota se-Aceh yang kembali memberikan kepercayaan dan amanah kepadanya untuk menakhodai partai berlambang Ka’bah tersebut.
“Alhamdulillah, kami akan memegang teguh amanah yang telah diberikan ini. Kita terus berjuang demi menyahuti harapan rakyat di seluruh Provinsi Aceh,” ujar Amiruddin Idris, didampingi Sekretaris DPW PPP Aceh, H. Ilmiza Sa’aduddin Djamal, MBA, serta Bendahara Zubir Muhammad, SE, MM.
Ia menegaskan, kepengurusan periode lanjutan ini akan fokus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput, sekaligus memastikan PPP tetap hadir sebagai saluran aspirasi masyarakat, khususnya dalam isu-isu sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah.
Amiruddin Idris juga menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan DPP PPP terhadap DPW PPP Aceh dan seluruh DPC selama ini, terutama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia menyoroti kepedulian pengurus pusat saat Aceh dilanda bencana banjir dan longsor pada akhir November lalu.
“Saya salut dan bangga atas kepedulian DPP terhadap Aceh, khususnya kepedulian yang sangat tinggi kepada masyarakat yang mengalami kesulitan dan terpuruk akibat bencana banjir dan longsor,” ungkapnya.
Menurutnya, perhatian serius dari jajaran nasional tersebut menunjukkan komitmen PPP tidak hanya bergerak di ranah politik, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan. Hal itu, lanjutnya, menjadi semangat bagi jajaran PPP Aceh untuk terus memperkuat peran partai di tengah masyarakat.
Dengan mandat baru ini, PPP Aceh di bawah kepemimpinan Amiruddin Idris diharapkan mampu menjaga soliditas internal, meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat, serta memperkuat posisi partai dalam peta politik daerah ke depan.





