Kebakaran hebat menyusul semburan gas dari lokasi pengeboran. Beberapa saat setelah semburan muncul, terdengar suara gemuruh keras, disusul ledakan besar dan kobaran api yang membumbung tinggi ke langit. Asap pekat terlihat dari jarak beberapa kilometer.
Belum diketahui secara pasti penyebab ledakan tersebut. Hingga Selasa siang, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun pemerintah daerah mengenai adanya korban jiwa atau dampak lingkungan dari insiden tersebut.
“Saya dengar suara kayak semburan, lalu ‘boom!’ meledak dan api langsung tinggi. Saya langsung bangunin keluarga buat keluar rumah,” ujar Gilang Aldiansyah, warga Kampung Babakan Cidahu. Menurutnya, ini kali pertama kejadian semacam ini terjadi di kampungnya.
Hal senada juga disampaikan Korwara, warga lainnya yang mengaku sempat mengira suara gemuruh tersebut adalah kecelakaan pesawat. “Kaget banget, jam setengah lima pagi tiba-tiba rumah getar, suara kayak pesawat jatuh. Tapi ternyata dari arah sumur gas,” katanya.
Sejumlah warga memilih mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, khawatir akan terjadi ledakan susulan.
Petugas keamanan dari perusahaan dan aparat kepolisian terlihat mulai berjaga di sekitar lokasi untuk menghalau warga mendekat. Beberapa video amatir yang merekam kobaran api juga mulai menyebar di media sosial dan grup-grup WhatsApp warga Subang.[]