Habanusantara.net – Warga Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan selama sepekan terakhir.
Pemadaman berlangsung hingga lebih dari tiga jam, memicu keresahan masyarakat yang merasa tidak mendapatkan informasi dari pihak PLN.
Kritik tersebut langsung mengarah ke Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Langsa yang dinilai memadamkan listrik secara mendadak tanpa sosialisasi.
Warga juga mempertanyakan alasan pemadaman dan meminta penjelasan resmi.
Menanggapi keluhan itu, Manager ULP PLN Langsa Kota, Bian Wahyudi, menyampaikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan rutin di daerah yang masuk kategori rawan gangguan—terutama karena adanya binatang liar seperti monyet hutan.
“Begitu listrik padam, tim kami langsung bergerak cepat untuk melakukan perbaikan. Namun, memang ada kendala di lapangan, salah satunya karena gangguan binatang buas seperti monyet yang menyebabkan kabel terputus dan beberapa material lapuk jatuh,” ujar Bian kepada HabaNusantara.net, Selasa (5/8/2025).
Ia menambahkan, pemadaman dilakukan bukan tanpa alasan. Selain karena faktor keamanan, tindakan tersebut bertujuan untuk memasang perlindungan tambahan agar kabel tidak mudah terganggu oleh hewan liar yang kerap melintas di jalur distribusi.
“Sekarang alhamdulillah masyarakat sudah bisa kembali menikmati aliran listrik seperti biasa,” katanya.
Lebih lanjut, Bian mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan jaringan listrik, termasuk segera melaporkan jika terjadi gangguan seperti pohon tumbang atau hal lainnya.
“Kalau masyarakat tidak berkolaborasi dengan PLN, kami juga sulit bergerak. Dukungan dan komunikasi dari warga sangat penting agar pelayanan lebih maksimal,” tegasnya.
Sebelumnya, gangguan listrik berulang di Langsa Baro telah menimbulkan keresahan warga. Banyak yang berharap PLN melakukan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum pemadaman agar masyarakat bisa bersiap dan tidak dirugikan secara aktivitas maupun ekonomi.[]





