Habanusantara.net – Liga 1 Super League musim 2025-2026 resmi dibuka Jumat malam, 8 Agustus 2025, dengan laga perdana yang mempertemukan tuan rumah Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pertandingan ini tak hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tapi juga momentum penting bagi skuad Bajul Ijo yang mengusung semangat baru di bawah pelatih Eduardo Perez Moran.
Duel Persebaya vs PSIM dipastikan berlangsung panas. Selain atmosfer kandang yang dikenal bergelora, laga ini menjadi panggung debut bagi sejumlah pemain anyar, termasuk bek asal Makedonia Utara, Risto Mitrevski.
Pemain berusia 33 tahun itu mengaku sangat menantikan laga pertamanya di hadapan ribuan Bonek—julukan suporter fanatik Persebaya—sebagai pemain tuan rumah.
“Pertandingan pertama musim ini selalu spesial. Kami siap, secara fisik maupun mental. Saya yakin tim ini bisa tampil solid,” ujar Risto dalam sesi konferensi pers jelang laga, Kamis (7/8/2025).
Mantan pemain Dewa United itu mengaku sudah mengenal atmosfer Gelora Bung Tomo sejak masih membela tim lawan. Kini, ia justru akan merasakan dukungan penuh dari tribun.
“Bermain di depan Bonek adalah pengalaman luar biasa. Saya harap stadion penuh malam ini,” ujarnya antusias.
Sementara itu, pelatih Persebaya Eduardo Perez juga mengungkapkan bahwa timnya tidak meremehkan PSIM. Meski bertindak sebagai tuan rumah dan memiliki dukungan publik Surabaya, ia meminta para pemain tetap fokus dan tidak terpancing nama besar individu lawan.
“Lawan punya kualitas, tapi kami lebih fokus pada permainan sendiri. Ini laga penting untuk membangun ritme dan chemistry sejak awal musim,” ujar Perez.
Di sisi lain, PSIM datang ke Surabaya dengan kekuatan penuh. Kehadiran pemain asing seperti Rafinha disebut menjadi salah satu kekuatan tim asal Yogyakarta tersebut.
Namun, Persebaya tak ingin terjebak pada sosok individu. Fokus tetap pada kerja kolektif dan menjaga kedisiplinan permainan.
Secara historis, pertemuan antara Persebaya dan PSIM memang jarang terjadi dalam kompetisi resmi, karena keduanya berada di kasta berbeda dalam beberapa musim terakhir.
Namun duel ini tetap menyimpan aroma klasik, mengingat keduanya sama-sama tim legendaris dengan basis suporter fanatik.
Selain Risto, kedatangan Leo Lelis juga menjadi sorotan di lini belakang Persebaya. Persaingan antara keduanya di posisi bek tengah justru dianggap sehat oleh sang pemain senior. “Kami saling mendorong untuk jadi lebih baik. Ini bagus buat tim,” kata Risto.
Pertandingan perdana ini menjadi penentu arah awal musim Persebaya. Kemenangan di laga pembuka akan memberi suntikan moral besar, apalagi mengingat ekspektasi tinggi dari para pendukungnya. Stadion Gelora Bung Tomo pun dipastikan kembali membara, menjadi saksi perjalanan panjang Persebaya di Liga 1 2025.
Jangan lewatkan update terbaru seputar Liga 1 musim ini – bagikan artikel ini dan ikuti terus kabar selanjutnya![]

![Bek asing Persebaya Surabaya, Risto Mitrevski menendang bola saat laga uji coba melawan Football West All Star yang berakhir dengan skor 2-0 di Sam Kerr Stadium, Australia, Rabu (09/07/2025) malam [Dokumentasi Persebaya Surabaya]](https://habanusantara.net/wp-content/uploads/2025/08/686f55edd5353.jpeg)


















