Habanusantara.net – Warga Dusun Cempaka, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, kini bisa bernapas lega. Jalan yang dulu becek, penuh genangan saat hujan, akhirnya mulus beraspal.
Semua ini tak lepas dari advokasi Anggota DPRK Banda Aceh, Faisal Ridha ST, yang ngotot memperjuangkan aspirasi warga sampai benar-benar terealisasi.
Sabtu (23/8/2025), Faisal turun langsung bersama perangkat desa Lamteumen Timur untuk meninjau jalan yang sudah selesai dikerjakan oleh Dinas PUPR Banda Aceh.
Warga yang melihat pun tampak sumringah, karena akses utama mereka kini berubah drastis—dari yang dulu bikin pusing, sekarang kinclong dan nyaman dilalui.
“Jalan ini memang sudah rusak parah. Kalau musim hujan, genangannya bisa sampai 30 cm. Bayangkan, orang mau ke masjid saja susah, apalagi anak sekolah atau warga yang harus cepat ke jalan besar,” kata Faisal yang juga anggota Komisi III DPRK Banda Aceh.
Politisi muda PPP ini mengaku sudah sering mendapat keluhan dari masyarakat. Mereka capek harus mengeluh setiap kali hujan turun, tapi kondisi tetap begitu-begitu saja.
Makanya, Faisal dorong pembangunan ini lewat jalur resmi, dengan mengadvokasi langsung ke Dinas PUPR menggunakan dana pokok pikiran (pokir) dari hasil reses.
Hasilnya? Warga kini punya akses jalan baru yang mulus. Bisa dipakai untuk aktivitas sehari-hari, antar dusun, bahkan menghubungkan ke gampong tetangga seperti Surien tanpa khawatir banjir kecil menghadang.
Alumni Arsitektur USK itu bilang, dirinya hanya menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Tapi lebih dari itu, Faisal berharap pembangunan jalan ini jadi manfaat nyata, bukan sekadar proyek yang selesai di atas kertas.
“Aspirasi masyarakat itu harus dijawab dengan kerja nyata. Saya berterima kasih ke Dinas PUPR dan Pemko Banda Aceh yang sigap mendukung, sehingga jalan ini bisa kita nikmati bersama,” ujarnya.
Kepala Dusun Cempaka, Dedi, juga mengamini pernyataan itu. Ia menyebutkan, warga sudah lama mengeluhkan kondisi jalan yang selalu banjir setiap kali hujan. Setelah menyampaikan masalah itu ke Faisal, ternyata responnya cepat dan solusinya benar-benar terealisasi.
“Dulu kalau hujan deras, pasti tergenang. Sekarang alhamdulillah sudah tidak lagi. Warga sangat terbantu,” ungkap Dedi dengan wajah lega.
Kebahagiaan warga semakin terlihat ketika anak-anak mulai bebas bersepeda tanpa takut jatuh karena jalan licin, ibu-ibu bisa lewat dengan motor tanpa was-was, dan bapak-bapak bisa dengan santai membawa kendaraan menuju kebun atau pasar.
Perubahan ini seolah jadi bukti bahwa advokasi politik itu tidak melulu tentang janji, tapi bisa jadi aksi nyata yang menyentuh kebutuhan paling mendasar: akses jalan. Sesuatu yang kadang dianggap sederhana, tapi dampaknya luar biasa bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kini warga Dusun Cempaka tidak hanya menikmati jalan baru, tapi juga semakin yakin bahwa suara mereka, kalau disampaikan ke orang yang tepat, bisa membawa perubahan nyata. Dan Faisal Ridha berhasil membuktikan hal itu.[*]





