Headline

Asisten Rumah Tangga di Banda Aceh Curi Motor dan HP Majikan Saat Salat Subuh

×

Asisten Rumah Tangga di Banda Aceh Curi Motor dan HP Majikan Saat Salat Subuh

Sebarkan artikel ini
Asisten Rumah Tangga di Banda Aceh Ditangkap Polisi usai mencuri Motor Majikannya

Habanusantara.net — Seorang asisten rumah tangga (ART) atau yang lebih dikenal sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Banda Aceh ditangkap polisi setelah nekat mencuri motor dan handphone milik majikannya saat rumah dalam keadaan kosong.

Aksi pencurian itu terjadi saat sang majikan sedang salat subuh di meunasah bersama anaknya, Sabtu (5/7/2025) lalu.

Pelaku berinisial NM (36) ditangkap oleh personel Unit Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh pada Sabtu (12/7/2025) di kawasan Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala.

Penangkapan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti kuat yang mengarah kepada NM, yang ternyata adalah pekerja rumah tangga di rumah korban sendiri.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan dengan memanfaatkan situasi rumah yang tidak terkunci saat subuh.

Korban diketahui pergi salat subuh ke meunasah bersama anaknya sekitar pukul 05.00 WIB. Saat kembali, mereka menemukan handphone dan dompet sudah tidak ada di tempat.

“Sepulang melaksanakan subuh, korban melihat handphone dan dompetnya sudah tidak lagi di tempat,” ungkap Kompol Fadillah dalam keterangannya, Senin (14/7/2025).

Merasa ada yang janggal, korban lalu memeriksa lebih lanjut isi rumah dan mendapati satu unit sepeda motor, tiga unit handphone, serta uang tunai Rp500 ribu telah raib.

Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp17 juta. Ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banda Aceh.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi NM sebagai pelaku. Ia diketahui sempat kembali ke rumah korban beberapa hari setelah kejadian.

Tim opsnal Unit Ranmor yang telah mengintai gerak-geriknya langsung mengamankan NM di lokasi, bersama satu unit handphone milik korban.

Dari hasil interogasi, NM mengakui perbuatannya. Ia bahkan mengaku sudah menyerahkan satu unit motor dan satu handphone lainnya kepada anaknya yang tinggal di Arongan, Aceh Barat.

“NM beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polresta Banda Aceh guna penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Fadillah.

Di waktu hampir bersamaan, kasus curanmor juga terjadi di Aceh Besar. Kali ini pelakunya adalah seorang remaja berinisial JM (17) yang mencuri sepeda motor di Kampung Blang, Kecamatan Blang Bintang, Senin (7/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Motor yang dicuri diketahui dalam kondisi terkunci stang dan terparkir di dalam rumah korban.

Saat bangun tidur, korban kaget mendapati motornya sudah hilang. Ia langsung membuat laporan ke polisi. Berbekal laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi keberadaan pelaku di sekitar Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM).

“Pelaku ditangkap di pinggir jalan dekat Bandara SIM bersama barang bukti sepeda motor hasil curiannya,” kata Kompol Fadillah.

Dalam kasus ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp19 juta. JM kini diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.[]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Headline

Habanusantara.net- Universitas Syiah Kuala (USK) membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak parah bencana hidrometeorologi di Aceh. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap mahasiswa dan keluarga…

close