Habanusantara.net— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tersungkur ke zona merah dalam perdagangan Selasa (8/4/2025). Tekanan global yang datang dari kebijakan perdagangan Amerika Serikat memicu kepanikan investor hingga memicu trading halt di awal sesi.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 502,143 poin atau 7,71% dan ditutup di level 6.008 pada sesi I. Bahkan, pada awal perdagangan, indeks sempat anjlok ke level 5.914, memicu penghentian sementara perdagangan selama 30 menit.
“Perdagangan dihentikan sementara karena IHSG turun lebih dari 9 persen,” ujar pernyataan resmi BEI.
Trump Naikkan Tarif Impor, Pasar Modal RI Guncang
Kepanikan pasar dipicu oleh langkah Presiden AS Donald Trump yang secara tiba-tiba menaikkan tarif impor terhadap sejumlah produk asal Indonesia hingga 32%. Kebijakan ini memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek ekspor nasional dan stabilitas ekonomi domestik.
IHSG bergerak dalam rentang harian cukup ekstrem, dengan level tertinggi di 6.030 dan terendah di 5.882. Dari 888.589 kali transaksi, hanya 23 saham yang menguat, sementara 672 saham melemah dan 93 stagnan.




















