4. Aktifkan Mekanisme Perlindungan
BEI menyesuaikan auto rejection bawah (ARB), memperlonggar buyback saham tanpa RUPS, dan siap mengaktifkan trading halt jika volatilitas tinggi. Langkah ini bertujuan menghindari kepanikan massal.
5. Waspada Suku Bunga dan Risiko Global
BEI terus memantau dampak dari kebijakan global, terutama risiko suku bunga akibat lonjakan inflasi. Menurut Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, pihaknya terus menjaga komunikasi dan koordinasi agar tetap responsif terhadap dinamika internasional.




















