“Kami ingin memberi ruang bagi investor untuk melakukan lindung nilai dan diversifikasi,” kata Iman Rachman.
2. Penguatan Teknologi Perdagangan
Sistem perdagangan BEI ditingkatkan agar mampu menangani lonjakan transaksi hingga tiga kali lipat. Penguatan infrastruktur ini diyakini akan menjaga kelancaran perdagangan meski terjadi tekanan besar di pasar.
3. Dorong IPO Berkualitas
BEI mendorong lebih banyak emiten besar dan solid untuk melantai di bursa. Fokus utamanya adalah perusahaan “lighthouse” dengan nilai kapitalisasi pasar di atas Rp3 triliun agar bisa menjadi jangkar stabilitas IHSG.




















