Ganggu Kenyamanan dan Ketertiban, Ismawardi Minta Satpol PP dan Polresta Razia Petasan

Redaksi
A-AA+A++

Haba Nusantara .net— Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, anggota DPRK Banda Aceh Ismawardi meminta agar Satpol PP dan Polresta Banda Aceh melakukan razia terhadap peredaran petasan yang sudah mulai marak menjelang akhir bulan Ramadan.

Suara petasan yang mulai terdengar di beberapa wilayah Banda Aceh, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan, telah mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang beribadah, melaksanakan Qiyamullail.

Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh, mengungkapkan bahwa selain mengganggu ketertiban karena suara letusannya yang keras, petasan juga membawa dampak bahaya bagi warga, terutama anak-anak yang sering kali menjadi korban akibat kelalaian saat membakar petasan.

“Petasan bukan hanya berisik dan mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga dapat menimbulkan bahaya serius seperti kebakaran permukiman warga dan cedera pada anak-anak,” ujar Ismawardi.

Dampak bahaya petasan bukan sekadar rumor. Kejadian kebakaran yang disebabkan oleh ledakan petasan sudah beberapa kali terjadi di berbagai daerah, yang merugikan masyarakat secara material dan psikologis.

Tak hanya itu, anak-anak yang membakar petasan atau marcon juga rentan terluka, bahkan mengalami cedera serius atau terbakar.

“Kami sangat khawatir petasan yang sering kali dijual tanpa pengawasan ini bisa menambah risiko bagi keselamatan masyarakat,” lanjutnya.

Karena itu, Ismawardi mengimbau agar Satpol PP dan Polresta Banda Aceh melakukan razia dan menertibkan peredaran petasan di masyarakat.

Ia menekankan bahwa hal ini sangat penting guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan dan damai.

“Razia petasan diharapkan bisa dilakukan secara rutin untuk menekan peredaran barang yang berbahaya ini. Selain itu, perlu juga adanya sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak negatif petasan dan pentingnya menjaga keamanan bersama, agar perayaan Idul Fitri bisa berjalan dengan penuh kebahagiaan tanpa gangguan,” jelasnya.

Ismawardi juga berharap kepada Masyarakat dan orang tua untuk mengawasi anak anaknya dan tidak membakar mercon, karena itu mengganggu ketertiban masyarakat juga berbahaya. [Is]