Dishub Banda Aceh: Penjagaan Ketat dan Himbauan Bijak untuk Kelancaran Pekan Kebudayaan Aceh Ke-8

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net- Dalam upaya menjaga ketertiban dan kelancaran Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) Ke-8, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh merancang strategi penjagaan yang ketat pada titik-titik kepadatan kendaraan.

Minggu ini, PKA Ke-8 akan menyajikan rangkaian acara budaya yang menarik dan dihadiri oleh masyarakat dari berbagai daerah di Aceh.

Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan Keselamatan Dishub Banda Aceh, Aqil Perdana Kusumah, menjelaskan bahwa penempatan petugas pada penutupan PKA sore hingga malam ini akan mengikuti strategi yang telah terbukti efektif pada kondisi malam minggu sebelumnya.

Fokus utama akan diberikan pada titik-titik kepadatan, khususnya pada jalan menuju lokasi PKA, Jembatan Lampriet, dan kawasan depan Masjid Oman.

“Pertimbangan penempatan petugas dilakukan dengan memantau titik-titik kepadatan yang berpotensi menghambat kelancaran arus kendaraan. Petugas akan kita geser dari beberapa titik untuk membackup rekan-rekan yang berjaga di seputaran jembatan Lampriet dan jalan depan Masjid Oman,” terang Aqil.

Penjagaan intensif diharapkan dapat mengatasi potensi kemacetan yang mungkin terjadi, terutama saat pengunjung mulai memadati lokasi PKA. Konsentrasi petugas di lapangan akan efektif mulai pukul 17.00 WIB, saat diperkirakan volume kendaraan akan meningkat.

Aqil memberikan himbauan kepada masyarakat pengunjung PKA, terutama yang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua, untuk tidak memarkirkan kendaraannya di atas jembatan, di gerbang jalan utama menuju PKA, dan di jalur emergensi jalan keluar masuk ambulance. Selain itu, pengunjung juga diingatkan untuk menjaga barang berharga seperti kendaraan, hp, dan dompet.

“Kepada pengunjung yang membawa keluarga serta anak kecil, kami sarankan agar selalu menjaga agar tidak terlepas atau terpisah dari orang tua. Begitu pula bagi yang terjebak di keramaian, segera hindari ke tempat yang lebih lapang untuk menghindari suhu panas yang dapat menyebabkan kekurangan oksigen dan pingsan,” tambahnya.

Aqil juga memberikan himbauan khusus kepada pengunjung laki-laki yang merokok. “Dalam kerumunan orang ramai, kami harapkan untuk menahan sejenak kebiasaan merokok. Patuhi semua aturan yang ada demi kelancaran, kenyamanan, keamanan, serta yang terpenting demi keselamatan bagi kita semua,” pungkas Aqil.

Dengan langkah-langkah ini, Dishub Banda Aceh berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi para pengunjung PKA Ke-8. Dengan kedisiplinan dan kebijakan bijak, diharapkan acara budaya ini dapat dinikmati oleh semua pihak tanpa mengurangi kualitas dan keamanannya.[Adv]