ADVERTORIAL

Dishub Banda Aceh Menjadi Garda Terdepan Mengatasi Kemacetan di Pekan Kebudayaan Aceh Ke-8

×

Dishub Banda Aceh Menjadi Garda Terdepan Mengatasi Kemacetan di Pekan Kebudayaan Aceh Ke-8

Sebarkan artikel ini
Kemacetan yang terjadi di Jl H Stadion Dimurthala, Sabtu (11/11/2023)
Kemacetan yang terjadi di Jl H Stadion Dimurthala, Sabtu (11/11/2023)

Habanusantara.net – Kota Banda Aceh mengalami gelombang kemacetan yang signifikan, terutama di sepanjang Jl Tgk Nyak Arief, Jembatan Lampriet, Jl H Stadion Dimurthala, dan Jl Tgk Mohd Daud Beureueh pada Sabtu sore pukul 16:45 WIB. Penyebabnya adalah antusiasme tinggi masyarakat yang memadati area Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) Ke-8.

Kemacetan pertama kali muncul di Jl Tgk Nyak Arief, sekitar Kantor Gubernur Aceh. Kendaraan diparkir di sepanjang jalan, terutama disebabkan oleh Roadshow Bus KPK yang menarik perhatian. Situasi semakin rumit dengan arus kendaraan yang melambat karena banyak masyarakat yang menuju PKA Ke-8.

Kondisi ini membuktikan adanya kebutuhan untuk penanganan khusus, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh mengambil peran sentral dalam mengatasi tantangan ini. Kepala Bidang Perparkiran Dishub, Mukhlizar, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personil pengaturan lalu lintas sejak pagi hingga malam untuk mengurangi dampak kemacetan.

“Hari ini adalah Sabtu dan malam Minggu, sehingga pengunjung lebih banyak. Kondisi sore ini memang terlihat lebih padat dari biasanya,” ungkap Pengawas Parkir Dishub, Rizal, yang turut berkontribusi dalam menanggulangi situasi lalu lintas yang kompleks.

Dishub Banda Aceh juga mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan menempatkan personil pengaturan lalu lintas sejak pagi. Mukhlizar menegaskan bahwa langkah-langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan di jembatan dan pintu masuk area PKA. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama di sekitar area PKA yang sedang padat merayap.

Dalam menjalankan tugasnya, Dishub Banda Aceh tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas. Mereka juga memberikan himbauan terkait keamanan kepada masyarakat. Mukhlizar mengingatkan masyarakat tentang potensi kejahatan, khususnya di tempat yang ramai. “Masyarakat juga diharapkan untuk berhati-hati saat berkunjung di tempat ramai karena banyak copet. Apalagi sekarang malam Minggu,” tambahnya.

Peran Dishub Banda Aceh tidak hanya terbatas pada penanganan kemacetan, melainkan melibatkan upaya penuh untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang meramaikan PKA Ke-8. Dengan peran utamanya, Dishub Banda Aceh menjadi garda terdepan dalam mengatasi tantangan logistik dan keamanan pada even besar seperti PKA, memastikan keberlangsungan acara budaya berjalan sukses dan menyenangkan bagi semua.[Adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close