DaerahHeadlineNasional

MPP Aceh Besar diresmikan Menpan-RB, Reformasi Birokrasi dan Inovasi Pelayanan Publik

×

MPP Aceh Besar diresmikan Menpan-RB, Reformasi Birokrasi dan Inovasi Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Menpan RB, H Abdullah Azwar Anas M.Si meresmikan MPP Aceh Besar bersama 13 MPP lainnya dari sejumlah provinsi di Indonesia di Aula Kementerian PAN-RB di Jakarta, Kamis (13/7/2023)
Menpan RB, H Abdullah Azwar Anas M.Si meresmikan MPP Aceh Besar bersama 13 MPP lainnya dari sejumlah provinsi di Indonesia di Aula Kementerian PAN-RB di Jakarta, Kamis (13/7/2023)[Foto/Ho Habanusantara]

Habanusantara.net – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), H Abdullah Azwar Anas M.Si, mengukuhkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar sebagai bagian dari transformasi birokrasi di Indonesia.

Acara bersejarah ini, berlangsung di Aula Kementerian PAN-RB Jakarta, menandai langkah besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.

Menpan-RB Abdullah Azwar Anas memaparkan bahwa MPP Aceh Besar menjadi salah satu dari 134 MPP yang telah hadir di seluruh Indonesia. MPP ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam mempercepat peningkatan pelayanan publik melalui implementasi konsep birokrasi tematik.

Dengan didukung oleh berbagai fasilitas dan infrastruktur yang memadai, MPP Aceh Besar memberikan layanan yang prima sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pelayanan inklusif, seperti ruang laktasi, ruang bermain anak, dan toilet penyandang disabilitas, telah menjadi prioritas dalam mendukung kepuasan publik.

Menpan-RB menegaskan pentingnya MPP Aceh Besar dalam meningkatkan kecepatan proses perizinan berusaha di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing global dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam kesempatan ini, Menpan-RB juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berkomitmen tinggi untuk mewujudkan MPP sebagai upaya nyata dalam mempercepat pelayanan publik.

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, juga merasakan kebahagiaan atas peresmian MPP Aceh Besar oleh Menpan-RB Abdullah Azwar Anas. Ia menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar beserta OPD terkait untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Terletak di pusat Pasar Lambaro Kecamatan Ingin Jaya, MPP Aceh Besar saat ini telah melayani 131 jenis layanan publik dengan dukungan dari 22 instansi terkait.

Sejak soft opening pada 22 Desember 2022, MPP Aceh Besar telah memperoleh respons positif dari masyarakat. Kehadirannya telah memudahkan ratusan masyarakat setiap harinya dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan, perizinan, pengurusan paspor, dan layanan lainnya.

Peresmian MPP Aceh Besar ini menjadi langkah signifikan dalam mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik yang terintegrasi di Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengembangkan jaringan MPP di seluruh tanah air, sehingga setiap warga negara Indonesia dapat menikmati pelayanan publik berkualitas dengan lebih mudah melalui inovasi seperti MPP Aceh Besar.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Headline

habanusantara.net – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sebanyak 16 kabupaten/kota terdampak banjir, tanah longsor, dan tanah bergerak sepanjang 18–27 November 2025. Total 33.817 kepala keluarga atau 119.988 jiwa terdampak,…

Banda Aceh

Habanusantara.net | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh mengeluarkan imbauan kewaspadaan tinggi kepada seluruh masyarakat menyusul hujan deras berkepanjangan yang mengguyur wilayah kota sejak dua hari terakhir. Plt…

Nasional

Habanusantara.net – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah SE, menyampaikan sejumlah persoalan fundamental yang menghambat percepatan investasi di Aceh kepada Menko Polhukam, Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, dalam pertemuan resmi di Kantor…

Headline

Habanusantara.net -Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Utara menyebabkan Sungai Tanah Merah meluap. Akibatnya, puluhan rumah warga di Dusun Bidari, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, terendam banjir dengan ketinggian air…

close