Headline

Menteri Singapura dan Wali Nanggroe Bahas Kerjasama Pendidikan

×

Menteri Singapura dan Wali Nanggroe Bahas Kerjasama Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura DR. Mohammad Maliki Bin Osman mengadakan pertemuan khusus dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.
Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura DR. Mohammad Maliki Bin Osman mengadakan pertemuan khusus dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

Habanusantara.net, – Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, DR. Mohammad Maliki Bin Osman, dan Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, melakukan pertemuan strategis untuk menguatkan kerjasama pendidikan. Pertemuan antara Menteri Singapura dan Wali Nanggroe tersebut menandai komitmen kuat dalam memajukan bidang pendidikan di Aceh.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada tanggal 13 Juli 2023, Menteri Singapura dan Wali Nanggroe membahas rencana kerjasama yang berfokus pada pendidikan. Pertemuan ini adalah kelanjutan dari pertemuan sebelumnya antara Konjen Singapura dan pihak Aceh pada bulan Juni lalu.

Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, DR. Mohammad Maliki Bin Osman, mengajak para rektor universitas di Aceh untuk mengunjungi Singapura dalam rangka memperluas kerjasama. Dalam kunjungan ini, para rektor akan bertemu dengan rekan-rekan sesama akademisi di Singapura untuk membahas potensi kerjasama yang dapat dilakukan, termasuk dalam pengembangan ekonomi.

Selain itu, Menteri Singapura juga menyoroti berbagai kursus yang ditawarkan di Singapura untuk meningkatkan kapasitas pegawai pemerintah. Mereka siap bekerjasama dengan Pemerintah Aceh dan mengundang mereka untuk melihat langsung program-program yang tersedia di Singapura.

Wali Nanggroe Aceh mengapresiasi Kementerian Pendidikan dan Luar Negeri Singapura atas kesediaan mereka untuk menjalin kerjasama dengan Aceh. Ia melihat Singapura sebagai contoh sukses yang dapat menginspirasi perkembangan Aceh, meskipun keduanya memiliki keterbatasan sumber daya alam yang serupa.

Pertemuan tersebut berlangsung sukses, dan sebagai tanda penghargaan, Wali Nanggroe memberikan cindera mata khas Aceh kepada delegasi Singapura. Sementara itu, Menteri Singapura memberikan cindera mata berupa relief negara Singapura kepada Wali Nanggroe, menggambarkan persahabatan yang terjalin antara kedua negara.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang solid dalam memperkuat kerjasama pendidikan antara Aceh dan Singapura. Mereka berkomitmen untuk melanjutkan kesepakatan ini dan melaksanakannya demi kemajuan pendidikan di Aceh. Dengan kerjasama yang erat antara Menteri Singapura dan Wali Nanggroe, perkembangan pendidikan di Aceh diharapkan semakin berkualitas dan berdaya saing.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Headline

Habanusantara.net- Universitas Syiah Kuala (USK) membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak parah bencana hidrometeorologi di Aceh. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap mahasiswa dan keluarga…

close