DaerahHeadline

Angka Kemiskinan Aceh Besar Turun, Pemkab Susun RKPD

×

Angka Kemiskinan Aceh Besar Turun, Pemkab Susun RKPD

Sebarkan artikel ini
Rahmawati, Kepala Bappeda Aceh Besar
Rahmawati, Kepala Bappeda Aceh Besar

Habanusantara.net- Kabupaten Aceh Besar mencatat penurunan angka kemiskinan sebesar 0,67 persen pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perkembangan positif ini.

Menurut data yang dikeluarkan BPS, pada tahun 2021, angka kemiskinan di Aceh Besar secara umum mencapai 14,05 persen, dengan angka kemiskinan ekstrem sebesar 6,73 persen dari total penduduk sebanyak 414 ribu jiwa. Namun, pada tahun 2022, angka kemiskinan secara umum di daerah ini turun menjadi 13,38 persen, sementara angka kemiskinan ekstrem juga mengalami penurunan sekitar 2,44 persen. “Terdapat penurunan angka kemiskinan umum di Aceh Besar sebesar 0,67 persen antara tahun 2021 dan 2022,” ungkap Rahmawati SPd pada Rabu (17/05/2023).

Rahmawati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, menyebutkan bahwa dalam rangka mengurangi kemiskinan secara lebih massif, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah menyusun Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RKPD) untuk periode tiga tahun mulai dari 2023 hingga 2026. “Dengan adanya RKPD yang didasarkan pada data aktual dan pemetaan lapangan, langkah-langkah yang lebih taktis dan terukur dapat diambil dalam upaya mengatasi kemiskinan di Aceh Besar,” ujar Rahmawati.

Rahmawati menambahkan bahwa penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar merupakan hasil dari upaya keras dan berkelanjutan seluruh stakeholder dalam penanggulangan kemiskinan, yang didukung sepenuhnya oleh Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM. “Upaya penanggulangan kemiskinan merupakan kebijakan dan program yang dilaksanakan secara sistematis, terencana, dan bersinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintahan Daerah, dan dunia usaha, dengan tujuan utama mengurangi jumlah penduduk miskin serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” jelas Rahmawati.

Lebih lanjut, RKPD mencakup rencana kebijakan pembangunan daerah dalam bidang penanggulangan kemiskinan dan penghapusan ekonomi ekstrem. RKPD 2023-2026 mencakup arah kebijakan, strategi, program, kegiatan, dan estimasi anggaran.

Pemkab Aceh Besar akan melaksanakan tiga strategi untuk mengurangi kemiskinan pada tahun 2023. Strategi pertama adalah mengurangi beban masyarakat melalui program-program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan tunai langsung. “Pemerintah terus berupaya menghadirkan program-program yang langsung berdampak pada masyarakat, seperti penyelenggaraan pasar murah guna mengendalikan lonjakan harga dan inflasi di daerah,” kata Rahmawati.

Strategi kedua yang akan dilakukan adalah meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pelatihan, pemberian bibit, peningkatan kapasitas, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta bantuan dalam pengembangan situs web. “Dengan menyelenggarakan program-program pengembangan ekonomi yang sesuai dengan potensi dan komoditas di setiap wilayah, diharapkan masyarakat mampu meningkatkan produksi dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan,” terang Rahmawati.

Sedangkan strategi ketiga yang akan dilakukan adalah peningkatan infrastruktur yang mendukung penanggulangan kemiskinan, seperti pembangunan sistem irigasi, jalan usaha tani, dan infrastruktur lainnya. “Selain membangun infrastruktur, pemerintah juga menjalin komunikasi dengan berbagai pihak dan pelaku usaha guna menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini juga berperan dalam mengurangi tingkat kemiskinan karena peningkatan kesempatan kerja,” ungkapnya.

Rahmawati juga mengajak perangkat gampong atau desa untuk memanfaatkan Dana Desa secara maksimal dalam sektor-sektor produktif dan program pemberdayaan. Diharapkan bahwa dengan penggunaan optimal Dana Desa yang dialokasikan oleh Pemerintah Pusat, kantong-kantong kemiskinan dapat berkurang di gampong-gampong. “Kami ingin mengingatkan bahwa perubahan yang lebih baik tidak hanya bergantung pada pemerintah. Jika kita hanya berharap pada pemerintah dan tidak berperan aktif, maka perubahan yang diinginkan tidak akan terjadi. Kita semua memiliki peran dalam mengubah nasib menuju kehidupan yang lebih baik,” tegas Rahmawati.

Kepala Bappeda Aceh Besar berharap agar masyarakat Aceh Besar terus berkontribusi dalam upaya menurunkan tingkat kemiskinan. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam mengambil bagian dalam program-program pembangunan dan pemberdayaan yang ditawarkan pemerintah. Dengan kerjasama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan semua stakeholder terkait, diharapkan Aceh Besar dapat terus meraih penurunan yang signifikan dalam angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat secara keseluruhan.[Is]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Daerah

Sigli. Habanusantara.net Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel selama pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK didampingi Wakapolres Pidie, para Pejabat Utama Polres Pidie, serta Ketua…

close