Kepala sekolah, tambah Alhudri, harus cakap mengombinasikan produk yang bakal diproduksi di SMK. Di sisi lain, mereka harus pula mampu bekerja sama dengan BLUD SMK lain untuk saling mendukung pengembangan masing-masing SMK.
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Aceh, Asbaruddin, menambahkan peralihan status ini memang tidak mudah. Namun Dinas Pendidikan Aceh bakal membantu seluruh kepala SMK untuk memudahkan proses adaptasi sehingga BLUD di SMK dapat berjalan optimal.
Asbaruddin mengatakan lewat status BLUD ini, impelementasi teaching factory dan project basic learning di SMK dapat mengasah kemampuan peserta didik untuk melahirkan produk berkualitas yang dibutuhkan masyarakat dengan harga kompetitif.




















