Habanusantara.net- Sebanyak Ratusan tenaga kesehatan (nakes) honorer menggelar aksi demo di Rumah Sakit Umum (RSUD) Aceh Tamiang, Kamis (29/9/22).
Aksi tersebut dipusatkan di Lobi Rumah Sakit.
Aksi para honorer kesehatan itu mempertanyakan terkait tenaga Jasmed Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang belum dapat didaftarkan menjadi calon tenaga kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menyikapi aksi demo tersebut, Kepala Tata Usaha RSUD Aceh Tamiang, Faridah Hanum mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah melakukan pemberitahuan saat Apel kepada Fitriani Ketua Bagian Keperawatan, kepala ruangan, agar mereka meneruskan informasi tentang adanya kendala terkait tenaga Jasmed Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang belum dapat didaftarkan menjadi calon tenaga kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Kami pihak RSUD sudah berusaha untuk memasukkan nama mereka ke Badan Kepegawaian, namun sistem atau aplikasi dari pusat menolak,kata Faridah.
Menurutnya , Sistem itu menolak karena ada peraturan Pemerintah yang menyatakan Tenaga Jasmed BLUD tidak dapat dimasukkan ke dalam ASN, disebabkan mereka telah mandiri dan menerima gaji sendiri.
Ia menambahkan, terkait dengan pendataan yang diminta oleh kementrian Aparatur Negara, pihakna mengaku belum mengetahui kegunaannya, begitu pula dengan Badan Kepegawaian Kabupaten Aceh Tamiang, sama sekali belum diketahui akan digunakan untuk apa data tersebut[Mdn]




















