DaerahNews

Siswi SMP Diduga Dua Kali Dicabuli 7 Teman di Area Sekolah

×

Siswi SMP Diduga Dua Kali Dicabuli 7 Teman di Area Sekolah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Habanusantara.net, Kasus pelecehan seksual di lingkungan sekolah terjadi di Kabupaten Bangka Selatan. Remaja berinsial AY (13) telah mengalami trauma berat setelah kejadian mengerikan itu. Siswi SMP itu diduga Dua Kali Dicabuli 7 Teman di Area Sekolah.

AY juga belum ingin keluar rumah dan bertemu dengan teman-teman.

Di samping itu, polisi telah menangkap 7 pelaku pelecehan yang juga masih di bawah umur.

Kronologis Siswi SMP Dilecehkan Tujuh Teman Sekolahnya

Kepala Sekolah SMP AY mengaku ada terjadi pelecehan. Peristiwa itu terjadi pada Kamis 28 Juli 2022.

AY mendapatkan tindakan asusila dari teman-teman laki-laki ketika pulang dari sekolah.

“Korban kelas sembilan dan diduga pelaku juga teman satu kelas korban sendiri, saat jam belajar selesai dan kami pulang sekolah Pukul 14.30 WIB,” kata kepala sekolah tersebut.

Namun, Kepala sekolah ini belum dapat menjelaskan kronologis kejadian secara rinci.

“Untuk kronologis pastinya saya belum berani menyampaikan bagaimana, informasi yang saya terima kejadian saat korban mau pulang,” katanya.

“Berapa orang yang melakukan belum tau pasti, hanya setahu saya ada delapan orang yang diamankan polisi untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan AKP Chandra Satria Adi Pradana mengatakan pelaku sudah ditahan.

Ketujuh tersangka tersebut berinisial D, J, R, R, G, J, dan R yang juga teman satu kelas dengan korban.

AKP Chandra menjelaskan kejadian ini bermula saat korban sedang duduk sendirian di depan satu ruangan kelas.

Tiba-tiba tiga orang pelaku R, J, dan R menghampiri korban.

Lalu tangan korban ditarik oleh ketiga pelaku dan membawa korban ke hutan yang berada di belakang sekolah.

Sesampai di hutan, seorang pelaku D mendorong korban hingga terjatuh ke tanah, dan mencabuli korban.

Korban sempat melakukan perlawanan terhadap para pelaku, korban memberontak dan menendang perut pelaku D dan R sembari berlari meminta tolong.

Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku menyuruh korban untuk pulang.

Akan tetapi korban sedang tidak berdaya dan masih trauma.

Sehingga korban masih terduduk di tanah dan korban melihat pelaku D pergi tidak tahu ke arah mana.

Saat itu keadaan korban sedang tidak berdaya seperti orang linglung, berjalan ke arah belakang perpustakaan.

Tak lama kemudian korban melihat para pelaku J, R, R, R, G, dan J di dekat belakang perpustakaan.

Kemudian para pelaku mendekati korban, hingga korban kembali dilecehkan.

Selanjut para pelaku J,R, R, R, G, dan J langsung pergi, sedangkan korban ditinggalkan sendiri di dalam hutan.

Setelah itu korban berjalan ke arah lapangan sekolah, tiba-tiba pelaku G dan J mengajak korban ke samping sekolah hanya untuk menemani korban saja.

Tak berselang lama, ibu dan bibi korban datang menanyakan kepada korban dan korban pun menjawab pertanyaan sang ibu.

“Kamu kenapa?” tanya sang ibu.

“Saya habis dilecehkan,” jawab Ranum

Mendengar hal tersebut ibu korban menangis, tidak lama kemudian datang ayah korban.

Kedua orang tua bersama korban melaporkan atas kejadian tersebut, ke pihak berwajib Polres Bangka Selatan.

Guna melakukan tindakan tegas, kepada para pelaku yang diduga melakukan tindak asusila terhadap AY.

“Para pelaku sudah kita amankan dan penahanan sebanyak tujuh orang, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak PPA,” kata AKP Chandra Satria Adi Pradana.

Kasatreskrim juga menjelaskan para pelaku dikenakan pasal 82 ayat 1 atau ayat 2 Undang-undang nomor 17 tahun 2016.

“Tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur, penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tegasnya

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya para pelaku saat ini sudah diamankan, di Mako Polres Bangka Selatan.

Sedangkan untuk barang bukti :

Satu helai baju seragam sekolah
Satu helai celana panjang berwarna cokelat tua
Satu helai kaos kaki dalam berwarna merah muda
Satu helai celana pendek warna cokelat tua
Satu helai miniset berwarna hitam
Satu helai celana dalam berwarna merah muda
Satu buah tas ransel berwarna merah muda.I Tribunnews.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Daerah

Sigli. Habanusantara.net Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel selama pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK didampingi Wakapolres Pidie, para Pejabat Utama Polres Pidie, serta Ketua…

Daerah

Sigli. Habanusantara.net Kepolisian Resor (Polres) Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam melayani dan membantu masyarakat. Senin (29/12/2025). Polres Pidie melaksanakan kegiatan pendistribusian air bersih di Masjid Alue Batee, Kemukiman Alue Batee,…

close