“Gedung Balee Juang merupakan salah satu bangunan peninggalan Belanda yang didirikan sekitar tahun 1920, tepatnya ketika Belanda sedang menjajah negeri ini, lalu setelah Indonesia merdeka, gedung ini menjadi Aset Pemerintah Aceh Timur, sebelum Aceh Timur dimekarkan menjadi 3 wilayah yaitu Aceh Taming, Kota Langsa dan Aceh Timur sendiri. Gedung ini juga pernah dijadikan sebagai Kantor Pusat Perencanan Pembangunan Kabupaten Aceh Timur atau Bappeda”jelas Usman Abdulah.
“Tepatnya pada tahun 2002, Gedung ini menjadi Aset Kota Langsa dan pada tahun 2019 oleh Pemerintah Kota Langsa, gedung ini kita jadikan Museum Kota Langsa yang difungsikan sebagai tempat wisata bersejarah di kota yang kita cintai ini. Bangunan klasik ini juga sudah tercatat sebagai salah satu situs cagar budaya yang di akui oleh Pemerintah Pusat” tambahnya.



















