Zulfikar Dukung Kreativitas Digital Generasi Muda dan Pemberdayaan Masyarakat Aceh Barat

Redaksi4
A-AA+A++

Me

Habanusantara.net – Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Zulfikar, mendukung pengembangan kreativitas digital generasi muda serta upaya pemberdayaan masyarakat. Dukungan tersebut disampaikannya saat menghadiri penutupan rangkaian kegiatan Aceh Barat Digital Creator yang dirangkaikan dengan peresmian LKPS Rumoh Rakyat di Aula Cabang Dinas (Cabdin) Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan Aceh Barat Digital Creator menjadi momentum untuk mengapresiasi kreativitas dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital. Program tersebut juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan membuat konten kreatif sesuai dengan perkembangan zaman.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kemampuan memanfaatkan media digital dinilai semakin penting. Selain menjadi sarana berkarya, platform digital juga membuka peluang bagi generasi muda untuk menyampaikan informasi dan mengembangkan kreativitas.

Pada kesempatan yang sama, LKPS Rumoh Rakyat turut diresmikan sebagai wadah yang diharapkan dapat mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat di Aceh Barat.

Zulfikar menilai berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas generasi muda dan pemberdayaan masyarakat perlu terus didukung. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga, komunitas, dan masyarakat sangat penting untuk mengembangkan potensi daerah.

“Kolaborasi lintas pihak perlu terus diperkuat agar berbagai potensi di Aceh Barat dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Zulfikar.

Ia berharap berakhirnya program Aceh Barat Digital Creator tidak menjadi akhir dari proses belajar para peserta. Kemampuan dan pengalaman yang telah diperoleh diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi karya digital yang bermanfaat.

Sementara itu, peresmian LKPS Rumoh Rakyat diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan berbagai pihak.

Zulfikar berharap pengembangan kreativitas digital dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan, sehingga generasi muda memiliki kesempatan lebih luas untuk berkarya, sementara masyarakat dapat turut berperan dalam mengembangkan potensi Aceh Barat.