Peninjauan tersebut difokuskan pada akses jalan menuju kawasan pesantren yang dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.
Kunjungan lapangan yang dilakukan Khairani itu merupakan bagian dari agenda Pansus DPRK Aceh Barat untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur sekaligus memperoleh gambaran mengenai kebutuhan peningkatan jalan di wilayah tersebut.
Dalam peninjauan itu, kondisi jalan dan kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih baik menjadi perhatian. Infrastruktur jalan yang memadai dinilai dapat mempermudah mobilitas warga, termasuk akses menuju fasilitas pendidikan keagamaan.
Keberadaan jalan yang layak juga memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, rencana peningkatan akses jalan menuju pesantren di kawasan Ujong Tanjong diharapkan mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.
Melalui peninjauan langsung, Pansus DPRK Aceh Barat dapat melihat kondisi riil di lapangan sehingga memperoleh bahan pertimbangan yang lebih konkret terkait kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRK dalam memastikan berbagai kebutuhan pembangunan di daerah mendapat perhatian dan dapat disampaikan kepada pihak terkait sesuai kewenangannya.
Hasil kunjungan lapangan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah tindak lanjut terhadap rencana peningkatan jalan menuju kawasan pesantren di Ujong Tanjong.
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat lebih tepat sasaran serta mendukung kemudahan akses dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Aceh Barat.





