Ramli Minta DLH Aceh Barat Uji Laboratorium Kualitas Air Krueng Meureubo yang Diduga Tercemar

Redaksi4
A-AA+A++

Habanusantara.net – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ramli, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat segera melakukan uji laboratorium terhadap kualitas air Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo.

Ramli yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRK Aceh Barat menilai pemeriksaan laboratorium penting dilakukan untuk memastikan kondisi air sungai tersebut, menyusul dugaan pencemaran akibat aktivitas ilegal di kawasan hulu.

“Uji laboratorium perlu dilakukan agar kita tahu layak atau tidak airnya untuk dipakai oleh masyarakat,” kata Ramli, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, dugaan pencemaran DAS Krueng Meureubo tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengetahui apakah kualitas air sungai masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan dan aman digunakan oleh masyarakat.

“Pemerintah sudah mengeluarkan maklumat, ini langkah yang harus ditindaklanjuti secara serius di setiap daerah yang disinyalir adanya aktivitas tambang ilegal,” katanya.

Ramli juga menyoroti kondisi air Krueng Meureubo yang terlihat semakin keruh dengan endapan lumpur yang dinilai sudah berlebihan. Perubahan warna air menjadi keruh pekat tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal di kawasan hulu sungai.

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu mengambil sikap bersama untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, terutama dalam memastikan kondisi lingkungan dan kualitas air sungai tetap terjaga.

“Pemerintah daerah harus menyatakan sikap bersama dalam hal ini sebagai tindak lanjut dari sikap Forkopimda Aceh,” ujar Ramli.

Ramli berharap DLH Aceh Barat segera melakukan pemeriksaan kualitas air sehingga kondisi sebenarnya DAS Krueng Meureubo dapat diketahui dan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah selanjutnya.