Ketua Komisi I DPRK Aceh Barat Ingatkan PT NCN Tidak Monopoli Penunjukan Vendor

Redaksi4
A-AA+A++

Habanusantara.net – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli, mengingatkan PT Nirmala Coal Nusantara (NCN) agar tidak melakukan monopoli dalam penunjukan vendor atau penyedia jasa yang bekerja di perusahaan tersebut.

Ramli meminta perusahaan memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para pengusaha lokal di Aceh Barat agar mereka juga dapat terlibat dalam berbagai pekerjaan di lingkungan perusahaan.

Hal itu disampaikan Ramli usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRK Aceh Barat, Kamis (18/6/2026).

Menurut Ramli, selama ini terdapat sejumlah pekerjaan perusahaan yang cenderung dikuasai oleh beberapa keuchik di wilayah ring satu. Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak terjadi pada semua keuchik, melainkan hanya beberapa orang yang dinilai mendapatkan pekerjaan secara berulang.

“Karena kita lihat selama ini banyak yang dimonopoli oleh keuchik-keuchik ring satu. Bukan semua keuchik, tetapi ada beberapa keuchik yang kita lihat. Ini kadang-kadang sudah dapat pekerjaan A, dapat juga pekerjaan B,” kata Ramli.

Ia menilai, kontrak pekerjaan bernilai besar di perusahaan tersebut sebaiknya dipecah menjadi beberapa bagian agar dapat memberikan peluang kepada pengusaha lokal lainnya untuk ikut bekerja.

Ramli juga berharap pihak perusahaan dapat mendengar dan menindaklanjuti masukan yang disampaikan dalam RDP tersebut.

“Dan juga kita harapkan kepada perusahaan, mudah-mudahan mereka mendengar apa yang kita sampaikan saat ini. Karena selama ini, contoh kita lihat ada kepala desa mendapat catering (pekerjaan pengadaan) puluhan miliar dalam setahun. Itu mungkin bisa dipecahkan dan diberikan kesempatan kepada orang lain,” ujarnya.

Selain persoalan pembagian kontrak, Ramli turut menyoroti adanya vendor yang memperoleh lebih dari satu jenis pekerjaan atau bidang di perusahaan tersebut.

Menurutnya, pekerjaan yang selama ini ditangani oleh vendor tertentu juga perlu dibagi secara lebih merata kepada vendor lainnya, khususnya pengusaha lokal yang merupakan putra daerah Aceh Barat.

Ia berharap PT NCN dapat menerapkan pembagian kesempatan kerja yang lebih terbuka dan adil sehingga manfaat keberadaan perusahaan juga dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha lokal di Aceh Barat.