Habanusantara.net– Pemerintah Aceh memfasilitasi proses pengalihan pengelolaan RSUD Cut Meutia dari Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Sementara itu, RSUD dr. Muchtar Hasbi tetap berada di bawah Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk melayani masyarakat.
Pembahasan mengenai peralihan tersebut berlangsung dalam pertemuan yang melibatkan Kementerian Kesehatan, Sekda Aceh, Wali Kota Lhokseumawe, Jubir Pemerintah Aceh Nurlis Effendi serta sejumlah pejabat lainnya di ruang rapat Sekda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, pada 29 Juli 2026.
Proses pengalihan RSUD Cut Meutia disebut telah berlangsung cukup lama. Namun, masih terdapat sejumlah hal yang harus diselesaikan, termasuk persoalan aset, perizinan dan kesiapan fasilitas kesehatan di Aceh Utara.
Direktur RSUD Cut Meutia, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, mengatakan pihak rumah sakit tetap mengikuti setiap tahapan sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah.
“Kita ikuti sesuai prosedur,” kata Syarifah saat dikonfirmasi Habanusantara.net, Kamis (30/7/2026).
Menurut Syarifah, pihak rumah sakit belum dapat memberikan keputusan mengenai perpindahan wilayah maupun pengelolaan sebelum adanya keputusan resmi dari pemerintah daerah.
Ia menyebut RSUD dr. Muchtar Hasbi saat ini telah memiliki posisi yang relatif setara dengan RSUD Cut Meutia dalam memberikan pelayanan kesehatan. Namun, masih diperlukan penataan sejumlah struktur dan fasilitas untuk mendukung pelayanan tersebut.
Syarifah juga mengaku menyayangkan apabila RSUD Cut Meutia akhirnya dialihkan ke Pemerintah Kota Lhokseumawe. Pasalnya, rumah sakit tersebut selama ini menjadi bagian dari aset dan pelayanan kesehatan masyarakat Aceh Utara.
Meski demikian, ia menegaskan dirinya sebagai tenaga profesional siap menjalankan tugas di mana pun nantinya ditempatkan.
“Sebagai pekerja, di mana pun tidak ada masalah. Kita mengikuti kewajiban,” ujarnya.
Selama sekitar 30 tahun berdiri, Syarifah mengatakan RSUD Cut Meutia telah mengalami berbagai perubahan dan pembenahan secara bertahap dengan dukungan manajemen rumah sakit serta pemerintah daerah.
Menurut dia, kondisi rumah sakit yang ada saat ini merupakan hasil dari proses pembangunan dan pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait proses pengalihan RSUD Cut Meutia kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe.[Mnw]





