SIGLI. Habanusantara.net
Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Imum Mukim Bangkeh, Kecamatan Geumpang. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Camat Geumpang, Kamis (30/07/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Pidie Nomor 141/28/KEP.02/2026 tanggal 30 Juni 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Imum Mukim Bangkeh Kecamatan Geumpang.
Dalam keputusan tersebut, Bukhari, S.E., diberhentikan dari jabatannya sebagai Imum Mukim Bangkeh dan Samsuar M. Jamil, S.Sos., diangkat sebagai Imum Mukim Bangkeh yang baru.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar menyampaikan ucapan selamat kepada Imum Mukim Bangkeh yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, keikhlasan, serta senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat.
Alzaizi menegaskan, keberadaan Imum Mukim merupakan bagian dari kekhususan dan keistimewaan Aceh yang harus terus dijaga, dipelihara, dan dilestarikan. Lembaga mukim memiliki peran strategis dalam menjaga adat istiadat, memperkuat pelaksanaan syariat Islam, sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat di tingkat kemukiman.
Aceh memiliki kekhususan di bidang adat dan pemerintahan, maka lembaga mukim menjadi salah satu lembaga penting yang hanya dimiliki oleh Aceh. Pemerintah Kabupaten Pidie sangat menghargai dan mendukung keistimewaan tersebut,” ujar Alzaizi.
Ia menjelaskan, sebagaimana diatur dalam Qanun Kabupaten Pidie Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pemerintahan Mukim, Imum Mukim memiliki tugas menyelenggarakan pemerintahan kemukiman, melaksanakan pembangunan, melindungi adat istiadat, membina dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan syariat Islam di wilayahnya.
Menurut Alzaizi, Pemerintah Kabupaten Pidie di bawah kepemimpinan Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah dan Wakil Bupati Alzaizi Umar terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan terhadap keberadaan lembaga mukim sebagai bagian penting dari tata pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat Aceh.
Salah satu bentuk dukungan tersebut, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Pidie telah memfasilitasi pengadaan kendaraan operasional bagi para Imum Mukim di Kabupaten Pidie. Kendaraan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penunjang bagi para mukim dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam melayani masyarakat serta melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan, adat, sosial, dan keagamaan di wilayah kemukiman.
“Pemerintah Kabupaten Pidie terus berupaya memberikan dukungan terhadap para Imum Mukim. Pengadaan kendaraan operasional ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah agar para mukim lebih mudah menjalankan tugas, khususnya dalam melayani masyarakat dan melaksanakan fungsi pemerintahan kemukiman,” jelasnya.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas para Imum Mukim di seluruh Kabupaten Pidie.
Kepada Imum Mukim Bangkeh yang baru, Alzaizi berpesan agar senantiasa menjaga marwah kelembagaan adat Aceh serta terus menghidupkan berbagai tradisi dan kearifan lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Selain menjaga marwah mukim, rawat adat dan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. Tradisi seperti khanduri blang dan berbagai adat istiadat lainnya harus terus dijaga dan dilaksanakan sesuai dengan kewenangan mukim serta nilai-nilai syariat Islam,” pesannya.
Alzaizi juga mengajak seluruh masyarakat Kemukiman Bangkeh untuk memberikan dukungan kepada Imum Mukim yang baru dalam menjalankan amanah dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab yang telah dipercayakan.
Adapun Keberhasilan pemerintahan mukim tidak hanya bergantung kepada Imum Mukim, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat, para keuchik, tuha peut, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh unsur masyarakat. Mari bersama-sama kita bangun Kemukiman Bangkeh agar semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar, Camat Geumpang Mahdi, S.T., Kapolsek Geumpang AKP Asnawi, Batituud Koramil 17/Geumpang Serma Said Fadli, Ketua PSAP Sigli Yusri (Amad Tong), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pidie Miswar, S.Sos., M.M., Kabag Pemerintahan Setdakab Pidie Almanza, S.STP., Kabag Prokopim Setdakab Pidie Muhammad Irfani Islami, S.IP., M.M., para keuchik, tuha peut, serta tokoh masyarakat Kecamatan Geumpang. (Raju)





