Habanusantara.net— Kasus kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak (daycare) kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya mencuat di Yogyakarta, kini dugaan kasus serupa terjadi di kawasan Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua agar lebih selektif dan tidak lengah dalam memilih tempat penitipan anak.
Di tengah kesibukan kerja, baik di kantor maupun sektor lainnya, banyak orang tua harus mempercayakan pengasuhan anak kepada daycare. Namun, satu hal yang perlu dipahami: harga bukan jaminan keamanan.
Kasus yang terjadi di Lamgugop menjadi bukti bahwa tarif mahal sekalipun tidak otomatis menjamin kualitas pengasuhan maupun perlindungan anak.
Karena itu, orang tua diminta tidak terjebak pada asumsi “mahal pasti aman” atau “terkenal pasti terpercaya”. Fokus utama harus bergeser pada legalitas, sistem pengawasan, serta kompetensi pengasuh di dalamnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menegaskan bahwa hingga saat ini hanya ada lima Tempat Penitipan Anak (TPA) di Banda Aceh yang memiliki izin resmi.
“Di Banda Aceh hanya ada lima TPA yang memiliki izin dan telah memenuhi syarat administrasi sesuai petunjuk teknis dan pelaksanaan. Selebihnya masih beroperasi tanpa izin,” ujarnya.
Adapun lima TPA yang dinyatakan legal dan direkomendasikan adalah:
- TPA Islam Al Azhar Kairo
- PAUD Cerdas Ceria
- Daycare Bustan As Sofa
- TPA Cinta Ananda
- TPA Kiddy Kid Center
Kelima tempat tersebut telah memenuhi standar administrasi dan operasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Tips Memilih Daycare yang Aman dan Terpercaya:
- Pastikan legalitasnya jelas
Tanyakan izin operasional dan cek apakah terdaftar di dinas terkait. - Cek rasio pengasuh dan anak
Idealnya, satu pengasuh tidak menangani terlalu banyak anak agar pengawasan optimal. - Perhatikan sistem pengawasan
Daycare yang baik memiliki SOP jelas, CCTV aktif, dan terbuka kepada orang tua. - Lihat langsung kondisi lokasi
Datangi tempatnya, amati kebersihan, keamanan, dan interaksi pengasuh dengan anak. - Tanya latar belakang pengasuh
Pastikan mereka memiliki pengalaman atau pelatihan dalam merawat anak. - Dengarkan testimoni, tapi jangan bergantung penuh
Rekomendasi orang lain penting, tapi tetap lakukan pengecekan sendiri. - Perhatikan respons anak
Jika anak terlihat takut, tidak nyaman, atau berubah perilaku, jangan diabaikan.
Kasus yang berulang menunjukkan bahwa pengawasan terhadap daycare masih perlu diperketat. Namun di sisi lain, kewaspadaan orang tua tetap menjadi kunci utama.
Menitipkan anak bukan sekadar soal mencari tempat, tetapi memastikan mereka berada di lingkungan yang benar-benar aman, layak, dan bertanggung jawab.[*]





