Serap Aspirasi Warga, Januar Hasan Dorong Perbaikan Infrastruktur dan UMKM

Redaksi
Anggota DPRK Banda Aceh, Tgk, H. Januar Hasan berbincang dengan warga pada saat Reses I Masa Persidangan (MP) Tahun 2026, di Gqmpong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Rabu (11/2/2026)
Anggota DPRK Banda Aceh, Tgk, H. Januar Hasan berbincang dengan warga pada saat Reses I Masa Persidangan (MP) Tahun 2026, di Gqmpong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Rabu (11/2/2026)
A-AA+A++

Habanusantara.net – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Januar Hasan, menggelar Reses I Masa Persidangan Tahun 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihannya, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja itu dihadiri tokoh masyarakat, perangkat gampong, pemuda, serta ratusan warga setempat.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari kondisi infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Januar Hasan menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi wadah bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Setiap usulan akan kami catat dan perjuangkan dalam pembahasan anggaran maupun kebijakan di DPRK,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Menurutnya, persoalan infrastruktur dasar masih menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kenyamanan warga.

Ia menyebut masih terdapat sejumlah ruas jalan lingkungan serta saluran drainase yang membutuhkan perhatian pemerintah.

“Kami melihat masih ada beberapa ruas jalan dan saluran air yang perlu segera ditangani. Ini akan menjadi fokus utama dalam pengusulan program pada tahun anggaran mendatang,” ujarnya.

Selain infrastruktur, Januar Hasan juga menyoroti pentingnya penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dinilai menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Menurutnya, dukungan terhadap UMKM perlu dilakukan melalui berbagai program, seperti pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga bantuan modal.

“Pemberdayaan UMKM harus terus diperkuat. Jika ekonomi warga tumbuh, maka kesejahteraan keluarga juga akan meningkat,” katanya.

Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan sesi dialog terbuka. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan keluhan terkait perbaikan jalan lingkungan, drainase, bantuan usaha kecil, hingga peningkatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Tokoh masyarakat setempat, Alfian, mengapresiasi kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat.

“Kami merasa didengar. Harapannya, apa yang kami sampaikan benar-benar ditindaklanjuti, bukan hanya sekadar dicatat,” ujarnya.

Aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan tersebut selanjutnya akan dirangkum dalam laporan resmi reses untuk dibahas pada sidang DPRK Banda Aceh sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah. [***]