BBPOM Turun ke Pasar Lambaro, Pastikan Takjil Bebas Formalin dan Boraks

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh melakukan sidak takjil di pusat kuliner Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, guna memastikan makanan berbuka puasa yang beredar aman dikonsumsi.

Sebanyak 30 sampel makanan dan minuman diambil dari para pedagang untuk diuji langsung menggunakan mobil laboratorium keliling. Pemeriksaan dilakukan dengan metode uji cepat (screening) untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna yang dilarang.

Ketua Tim Inspeksi BBPOM Banda Aceh, Darwin Syah Putra, mengatakan pengawasan ini difokuskan pada jenis makanan yang berisiko disalahgunakan bahan kimia, seperti lontong, kue berwarna, mie, gorengan, dan minuman berbuka.

“Kami lakukan pengujian di tempat. Jika ada indikasi zat berbahaya, sampel akan dilanjutkan ke uji konfirmasi di laboratorium untuk memastikan hasilnya,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Dari 30 sampel yang diambil, sebanyak 22 telah selesai diuji dan seluruhnya menunjukkan hasil negatif dari kandungan bahan berbahaya.

“Hasil sementara menyatakan takjil yang dijual di Lambaro aman dikonsumsi,” kata Darwin.

Meski demikian, BBPOM tetap mengingatkan masyarakat agar cermat dalam memilih makanan berbuka. Selain bebas bahan kimia berbahaya, kebersihan tempat dan cara penyajian juga harus menjadi perhatian.

Pedagang juga diminta memastikan bahan baku yang digunakan dalam kondisi baik serta menghindari potensi cemaran mikrobiologi selama proses pengolahan dan penyimpanan.[Fira]