Headline

Trend HIV-AIDS di Banda Aceh Capai 541 Kasus, Illiza: Pengendalian Dimulai dari Gampong dan Skrining Kampus

×

Trend HIV-AIDS di Banda Aceh Capai 541 Kasus, Illiza: Pengendalian Dimulai dari Gampong dan Skrining Kampus

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Angka penderita HIV/AIDS di Banda Aceh terus menunjukkan tren peningkatan. Sejak tahun 2008 hingga 2024, tercatat 541 kasus dengan mayoritas penderitanya berada pada usia produktif, yakni 20 hingga 39 tahun.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyebut situasi ini sebagai “fenomena gunung es” yang tampak di permukaan hanyalah sebagian kecil dari permasalahan yang lebih besar dan tersembunyi.

“Kami serius menangani ini. Salah satu langkah penting adalah membentuk Gampong ATM, yaitu gampong dengan fokus pada pengendalian AIDS, Tuberculosis, dan Malaria,” ujar Illiza, Jumat (23/5/2025).

Tak hanya sebatas penyuluhan, program Gampong ATM didesain sebagai pusat pengawasan dan edukasi masyarakat langsung dari tingkat paling bawah, dengan dukungan lintas OPD serta layanan kesehatan terintegrasi di seluruh puskesmas.

Namun, langkah pengendalian tak berhenti di gampong. Pemko Banda Aceh juga mulai menyasar lingkungan kampus, yang dinilai sebagai ruang penting karena besarnya populasi usia produktif.

“Kita sudah berdiskusi dengan pimpinan Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry. Rencananya, akan dilakukan skrining dan edukasi langsung kepada mahasiswa,” kata Illiza.

Ia menekankan pentingnya upaya pencegahan sejak dini, terutama di kalangan generasi muda yang rentan namun kerap kurang mendapatkan informasi yang cukup.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kelompok usia 20-29 tahun mencatat jumlah kasus AIDS terbanyak dengan 233 orang. Disusul usia 30-39 tahun (187 kasus), 40-49 tahun (69 kasus), 50-59 tahun (31 kasus), dan satu kasus pada usia di bawah 20 tahun untuk kasus HIV.

Untuk menjawab tantangan ini, Pemko Banda Aceh telah memperkuat layanan konsultasi dan konseling HIV/AIDS gratis di seluruh puskesmas.

“Kami akan terus berjuang, mulai dari pembentukan akhlak, dan pembentukan tim pemantauan di gampong-gampong,” pungkasnya.[]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA di dampingi Asisten 1, Drs. Syakir, M. SI Kadis Kominsa menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Digital Sandi Informasi (DSI) berupa sistem layanan Emergency Call Center 112 sebagai pusat monitoring kedaruratan Provinsi Aceh di Ruang Rapat Sekda Aceh, Rabu, 21 Januari 2026
Headline

Habanusantara.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Digital Sandi Informasi (DSI) berupa sistem layanan Emergency Call Center 112 sebagai pusat monitoring…

Headline

Habanusantara.net – Sebanyak enam pintu rumah toko (ruko) di Dusun Lamdayah, Gampong Tanjong Ara, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan terbakar pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB….

close