Reses di Meuraxa dan Kuta Raja, Ismawardi Tampung Aspirasi Infrastruktur hingga Beasiswa

Saniah
A-AA+A++

HABANUSANTARA.NET, – Bantuan rumah ibadah, penguatan ekonomi masyarakat kurang mampu, perbaikan jalan dan drainase, penerangan lingkungan, hingga beasiswa pendidikan menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan warga dalam kegiatan reses Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi Syarbini, S.Pd.

Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Meuraxa dan Kuta Raja dalam kegiatan reses di Cafe Laju 87, Sabtu (31/10/2026) kemarin.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Kebutuhan bantuan untuk masjid, dukungan ekonomi bagi keluarga kurang mampu, serta perbaikan infrastruktur menjadi beberapa hal yang mendapat prhatian.

Persoalan saluran drainase dan penerangan lingkungan juga turut disuarakan. Warga berharap kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk dukungan beasiswa agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Menanggapi aspirasi warga, Ismawardi mengatakan, reses menjadi kesempatan bagi anggota legislatif untuk mendengar langsung persoalan masyarakat sekaligus menampung usulan yang dapat diperjuangkan melalui mekanisme pemerintahan.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini menjadi catatan penting bagi kami. Mulai dari kebutuhan masjid, bantuan ekonomi masyarakat kurang mampu, perbaikan jalan dan saluran, penerangan lingkungan, hingga beasiswa pendidikan. Semua ini menyangkut kebutuhan masyarakat yang perlu mendapat perhatian,” ujar Ismawardi.

Ia menegaskan, berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut sesuai kewenangan dan mekanisme penganggaran pemerintah daerah. Menurutnya, setiap usulan perlu dicermati agar dapat diperjuangkan melalui jalur yang tepat.

Ismawardi juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan persoalan yang terjadi di lingkungan mereka. Komunikasi antara warga dan wakil rakyat, kata dia, penting agar kebutuhan masyarakat dapat diketahui dan diperjuangkan secara lebih terarah.

Reses bukan sekadar agenda formal kedewanan. Pertemuan langsung dengan masyarakat menjadi ruang untuk mendengar persoalan yang mungkin belum seluruhnya tersampaikan melalui forum resmi lainnya.

Berbagai aspirasi dari Meuraxa dan Kuta Raja tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan Kota Banda Aceh.

Dengan begitu, program yang disusun pemerintah daerah diharapkan semakin sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.[Is]