Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net — Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Prabowo melalui pembacaan sumpah jabatan. Suahasil kemudian mengikuti sumpah yang dibacakan Presiden.

“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ujar Prabowo, diikuti Suahasil.

Pergantian ini menjadi perubahan kedua pada posisi Menteri Keuangan sejak awal pemerintahan Prabowo. Purbaya sebelumnya dilantik sebagai Menkeu pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani.

Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih setelah dilantik pada 21 Oktober 2024.

Sebelum masuk ke jajaran pimpinan Kemenkeu, Suahasil memiliki latar belakang akademik dan kebijakan publik. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi di Universitas Indonesia pada 1994, kemudian meraih gelar S2 dari Cornell University pada 1997 dan doktor bidang ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.

Karier akademiknya dimulai sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada 1999. Ia kemudian dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi pada 2009.

Di pemerintahan, Suahasil pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal, Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah, Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan TNP2K, serta anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional.

Kariernya di Kementerian Keuangan berlanjut ketika ditetapkan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) pada 31 Oktober 2016. Pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Kini, Suahasil kembali naik ke posisi bendahara negara untuk memimpin Kementerian Keuangan di tengah pemerintahan Presiden Prabowo.