Habanusantara.net — Anggota DPRK Banda Aceh Ismawardi meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh mengIsmawardi Minta Dishub Genjot PAD Parkir, Realisasi Baru Rp3 Miliargenjot penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.
Pasalnya, hingga Agustus 2026, realisasi retribusi parkir baru mencapai sekitar Rp3 miliar atau 46,20 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp6,5 miliar.
Ismawardi menilai capaian tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat waktu pelaksanaan anggaran 2026 tersisa beberapa bulan lagi.
Menurutnya, sektor parkir memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan PAD Kota Banda Aceh. Karena itu, Dishub diminta memperkuat pengawasan dan memastikan seluruh potensi penerimaan parkir dapat dikelola secara optimal.
“Target retribusi parkir tahun ini Rp6,5 miliar, sementara sampai Agustus baru terealisasi sekitar Rp3 miliar atau 46,20 persen. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Ismawardi.
Ia meminta Dishub tidak hanya mengejar setoran, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan parkir, termasuk pendataan titik parkir, pengawasan juru parkir, serta kebocoran penerimaan di lapangan.
Ismawardi juga mendorong agar pengelolaan parkir dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga peningkatan PAD dapat berjalan seiring dengan perbaikan pelayanan kepada masyarakat.
“Potensinya besar. Jangan sampai potensi parkir yang ada justru tidak masuk secara maksimal ke kas daerah,” ujarnya.
Ia berharap Dishub segera menyusun langkah konkret untuk mengejar kekurangan target tersebut hingga akhir tahun.
Dengan target Rp6,5 miliar dan realisasi sekitar Rp3 miliar, masih terdapat selisih sekitar Rp3,5 miliar yang harus dikejar pada sisa tahun anggaran 2026.[***]





