“Kami ingin menunjukkan bahwa sisa makanan bukan sekadar limbah, tetapi memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan benar. Harapan kami, konsep ini bisa terus dijalankan oleh masyarakat bahkan setelah masa KKN kami berakhir,” ujar Ghazalah.
Menanggapi inovasi tersebut, Wabup Rianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Universitas Gadjah Mada atas kontribusi nyata melalui program KKN-Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Tahun 2026. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PT Inalum yang telah memfasilitasi kehadiran mahasiswa UGM di Kabupaten Asahan.





