Dinsos Banda Aceh Evakuasi Tiga Anak Terlantar, Ibu Dirawat Akibat Tumor Hati

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banda Aceh mengevakuasi tiga anak ke Rumah Singgah Lamjabat setelah ibu mereka menjalani perawatan akibat tumor hati di RSUD dr. Zainoel Abidin, sementara sang ayah dilaporkan meninggalkan keluarga. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya perlindungan darurat agar kebutuhan dasar dan hak-hak anak tetap terpenuhi.

Kepala Dinsos Kota Banda Aceh, Sukmawati, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan anak terlantar yang diterima dari RSUD dr. Zainoel Abidin.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Bidang Rehabilitasi Sosial untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi ibu maupun anak-anaknya. Keselamatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kasus seperti ini,” kata Sukmawati, Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan hasil asesmen, ibu ketiga anak tersebut merupakan warga Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman. Ia sedang menjalani perawatan akibat tumor hati dan, berdasarkan keterangan tim medis, kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjalani tindakan operasi.

Di sisi lain, ketiga anaknya masih membutuhkan pengasuhan. Namun, ayah mereka diketahui telah meninggalkan keluarga selama beberapa hari dan hingga kini belum kembali.

Kondisi keluarga juga semakin memprihatinkan karena rumah kontrakan yang mereka tempati telah habis masa sewanya sehingga mereka tidak lagi memiliki tempat tinggal.

Untuk menjamin keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar, Dinsos Kota Banda Aceh menempatkan ketiga anak tersebut di Rumah Singgah Lamjabat. Selama berada di sana, mereka akan mendapatkan pengasuhan sementara sembari menunggu proses penanganan lebih lanjut.

Selain memberikan perlindungan sementara, Tim Reaksi Cepat juga terus melakukan pendampingan dan penelusuran terhadap keluarga guna menentukan solusi terbaik bagi masa depan ketiga anak tersebut.

Dinsos Kota Banda Aceh juga telah berkoordinasi dengan UPTD Panti Sosial Aneuk Nanggroe Dinas Sosial Aceh terkait proses rujukan dan penempatan sementara agar anak-anak memperoleh pengasuhan yang layak selama penanganan berlangsung.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar anak-anak ini mendapatkan pengasuhan yang layak, kebutuhan dasar mereka terpenuhi, dan mereka tetap memperoleh akses pendidikan. Kami juga berupaya menghadirkan solusi terbaik bagi keluarga ini melalui pendampingan yang berkelanjutan. Kita juga akan mengusulkan salah satu anak untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat pada jenjang sekolah dasar,” ujar Sukmawati.