Habanusantara.net – Seorang warga Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan tenggelam dan hanyut terbawa arus Sungai Tamiang di Dusun Duren 8, Desa Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Selasa (9/6/2026) pagi. Hingga siang hari, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Ramlan (42).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat korban pergi ke Sungai Tamiang untuk mengambil balok kayu yang hanyut di sungai dengan cara berenang seorang diri. Namun sekitar pukul 09.30 WIB, korban terlihat hanyut terbawa arus oleh dua orang saksi yang berada di lokasi.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa yang selanjutnya meneruskan informasi kepada pihak kepolisian dan BPBD Kabupaten Aceh Tamiang. Laporan tersebut diterima Pusdalops BPBD Aceh Tamiang sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Iman Suhery, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Tim Pusdalops BPBD Aceh Tamiang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta Satgas SAR langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian korban,” ujar Iman Suhery berdasarkan laporan sementara Pusdalops BPBD Aceh Tamiang.
Korban diketahui bernama Ramlan, berusia 42 tahun, berprofesi sebagai wiraswasta dan merupakan warga Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.
Selain melakukan pencarian, petugas juga melakukan pendataan, pemantauan kondisi lapangan, serta penyusunan laporan perkembangan kejadian. Hingga laporan terakhir diterima, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
BPBD Aceh Tamiang menyebut tidak ada kerugian material dalam peristiwa tersebut. Fokus utama saat ini adalah upaya pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Tamiang.
Berdasarkan kondisi mutakhir yang dilaporkan Pusdalops BPBD Aceh Tamiang, tim gabungan dari BPBD, Damkarmat, dan Satgas SAR masih berada di lokasi untuk melanjutkan operasi pencarian terhadap korban yang diduga terseret arus sungai. [3ndrik]





