Sigli. Habanusantara.net
Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar Rapat Tim Fasilitasi Alih Status Penegerian PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli di Oproom Kantor Bupati Pidie, Kamis (19/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie, seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Fasilitasi Penegerian PTI Al Hilal Sigli, serta perwakilan mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Fasilitasi Alih Status Penegerian PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli, Dr. Drs. H. Nadhar Putra, M.Si., memaparkan tahapan yang harus dilalui dalam proses transformasi perguruan tinggi tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses penegerian dan alih status kelembagaan diatur secara ketat melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang perubahan bentuk perguruan tinggi keagamaan.
Menurutnya, upaya penyatuan STIT dan STIS Al Hilal menjadi sebuah institut memperoleh dukungan luas dari masyarakat Kabupaten Pidie. Transformasi ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan keislaman di daerah.
Proses penegerian perguruan tinggi membutuhkan kerja keras, ketelitian dalam administrasi, pemenuhan seluruh persyaratan regulasi, serta komitmen dalam penyediaan dan penyerahan aset sebagai bagian dari persyaratan yang telah ditetapkan.
Ketua Pembina Yayasan PTI Al Hilal Sigli, Dr. Tgk. H. M. Jamil Ibrahim, S.H., M.M., menyampaikan bahwa seluruh civitas akademika PTI Al Hilal Sigli berkomitmen penuh mendukung proses transformasi tersebut. Ia berharap Al Hilal Sigli dapat menjadi satu-satunya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kabupaten Pidie.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap proses penegerian, Yayasan PTI Al Hilal Sigli juga menyatakan kesiapan menyerahkan seluruh aset kepada Pemerintah Kabupaten Pidie sebagai langkah awal dalam memenuhi persyaratan penegerian. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pidie yang telah menginisiasi dan memfasilitasi proses tersebut.
Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, dalam arahannya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie untuk mendukung penuh proses penegerian PTI Al Hilal Sigli hingga tuntas. Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah Kabupaten Pidie akan terus memberikan dukungan, termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya kehadiran IAIN Al Hilal Sigli sebagai lembaga pendidikan tinggi negeri yang berkualitas dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan tinggi keagamaan di Kabupaten Pidie,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, berharap seluruh hasil rapat dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret oleh seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, perubahan status PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN akan memberikan dampak positif yang besar, mulai dari perluasan akses pendidikan tinggi, peningkatan mutu akademik, penguatan sarana dan prasarana, hingga mendorong kemajuan sumber daya manusia serta pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Pidie bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama untuk mengawal proses alih status PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan di Kabupaten Pidie. (Raju)





