Habanusantara.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat ekspansi layanan keuangan syariah di Provinsi Aceh melalui jaringan BSI Agen yang kini menembus 19.293 agen dan tersebar hingga ke pelosok daerah.
Melalui konsep branchless banking atau layanan tanpa kantor, BSI Agen menjadi perpanjangan tangan perseroan dalam menghadirkan akses perbankan yang lebih dekat dengan masyarakat. Skema ini memungkinkan warga, terutama yang berada jauh dari kantor cabang, tetap bisa menikmati layanan keuangan syariah secara mudah dan efisien.
Sepanjang tahun 2025, kinerja BSI Agen di Aceh mencatat pertumbuhan signifikan. Volume transaksi mencapai Rp69 triliun atau tumbuh 27,20 persen secara tahunan (year on year/YoY). Sementara itu, jumlah agen meningkat rata-rata 5 persen setiap tahun, seiring tingginya minat masyarakat untuk bergabung sebagai mitra.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan penguatan jaringan agen merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperdalam literasi dan inklusi perbankan syariah di Tanah Rencong.
“BSI berkomitmen memperluas layanan hingga pelosok Aceh dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui BSI Agen. Sebaran agen yang semakin masif menjadi kunci dalam memperdalam penetrasi literasi dan inklusi keuangan syariah,” ujar Imsak, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, rata-rata pendapatan agen berkisar Rp1–2 juta per bulan apabila mampu mencatat lebih dari 800 transaksi setiap bulannya. Tambahan penghasilan tersebut diperoleh dari fee transaksi yang dilakukan nasabah.
BSI Agen melayani beragam kebutuhan transaksi keuangan, mulai dari tarik tunai, setor tunai, transfer antar rekening BSI maupun bank lain, hingga pembayaran dan pembelian. Selain itu, tersedia pula layanan top up e-wallet, referensi gadai dan cicil emas, pembukaan rekening, hingga pelunasan biaya ibadah haji.
Mayoritas agen yang telah beroperasi berasal dari kalangan pelaku usaha mikro seperti pemilik toko kelontong dan konter pulsa. Model kemitraan ini dinilai mampu mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, karena pelaku UMKM tidak hanya menjalankan usaha utama, tetapi juga mendapatkan sumber pendapatan tambahan dari layanan perbankan.
Proses pendaftaran menjadi BSI Agen pun relatif mudah. Masyarakat yang memiliki usaha aktif cukup mendaftar melalui kantor cabang BSI terdekat dan memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan.
Selain memperluas jaringan, BSI juga memberikan apresiasi kepada agen berprestasi. Pada periode November hingga Desember 2025, perseroan menggelar Festival Akhir Tahun BSI Agen sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mitra dalam memperluas akses layanan keuangan syariah.
Dalam program tersebut, hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Scoopy diraih oleh Agen Maswadi dari Area Banda Aceh. Penghargaan itu diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh agen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan transaksi di wilayah masing-masing.
Imsak menambahkan, pertumbuhan signifikan BSI Agen di Aceh menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Ia optimistis, dengan penguatan jaringan dan program berkelanjutan, inklusi keuangan syariah di Aceh akan semakin merata.
“Ke depan, kami ingin memastikan masyarakat di pelosok sekalipun memiliki akses layanan perbankan yang setara. Ini bukan hanya soal transaksi, tetapi juga tentang membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.[]





