DPRK108

Teuku Iqbal Dorong UMKM Lokal Maksimalkan Potensi Peukan Raya Ramadhan

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Anggota DPRK Banda Aceh dari Partai NasDem, Teuku Iqbal Djohan, mendorong pelaku UMKM lokal untuk memanfaatkan momentum Peukan Raya Ramadhan dan Pekan QRIS Ramadhan sebagai ajang meningkatkan daya saing dan perputaran ekonomi.

Kegiatan yang digelar Pemko Banda Aceh ini berlangsung di lahan eks Pasar Aceh Shopping Center (PAS) yang kini bersih dari bangunan lama. Selama 15 hari, mulai 27 Februari hingga 13 Maret 2026, lokasi ini disulap menjadi pusat ekonomi baru dengan menghadirkan 120 tenant gratis bagi UMKM kuliner.

“Peukan Raya Ramadhan ini bukan sekadar festival musiman, tetapi momentum emas bagi UMKM lokal untuk naik kelas dan memperluas pangsa pasar. Dengan 120 tenant gratis, pemerintah memangkas beban operasional pedagang. Kami optimistis perputaran uang di Banda Aceh akan meningkat dan langsung dirasakan masyarakat kecil,” ujar Iqbal, Jumat(27/2/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh itu juga menekankan pentingnya digitalisasi transaksi melalui Pekan QRIS Ramadhan. Menurutnya, sistem QRIS memudahkan konsumen sekaligus membantu pelaku UMKM mencatat dan melaporkan arus kas secara lebih transparan dan aman.

Selain aspek ekonomi, Iqbal menyoroti nilai sosial dari kegiatan ini. Program “Peukan Silaturahmi” dan santunan anak yatim diyakini dapat menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.

“Keberhasilan kota tidak hanya diukur dari besarnya transaksi, tetapi juga dari sejauh mana aktivitas ekonomi mempererat kohesi sosial dan kepedulian warga, apalagi di bulan penuh berkah,” kata Iqbal.

Ia mengingatkan OPD terkait untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung mengingat antusiasme warga yang tinggi, khususnya saat sore hari menjelang berbuka puasa atau ngabuburit.

“Saya mengajak seluruh warga meramaikan gelaran ini. Mari membeli produk tetangga sendiri dan mendukung kreativitas anak muda lokal. Jika perputaran uang tetap berada di lingkup warga kita, ketahanan ekonomi Banda Aceh akan semakin kokoh menghadapi tantangan global,” tutup Teuku Iqbal Djohan.[***]