Habanusantara.net – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Marzuki Ali Basyah, meninjau langsung progres pembangunan jembatan Bailey di Desa Uteun Bunta, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (19/2/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan jembatan darurat tersebut dapat segera difungsikan secara optimal oleh masyarakat.
Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, dalam keterangannya, Minggu (21/2/2026), menyampaikan bahwa Kapolda bersama rombongan tiba di lokasi guna melihat secara langsung kondisi konstruksi jembatan yang telah dibangun oleh personel di lapangan.
“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas konstruksi serta aspek keamanan jembatan sebelum digunakan secara maksimal oleh masyarakat,” ujar Joko.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan Bailey oleh Satuan Brimob Polda Aceh merupakan langkah cepat untuk memulihkan akses penghubung antar desa yang sebelumnya terputus akibat dampak banjir dan erosi pada 2025. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi sementara yang strategis dalam mendukung mobilitas warga, terutama untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial.
Menurutnya, percepatan pembangunan difokuskan agar akses transportasi masyarakat yang terdampak dapat segera pulih. Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan roda perekonomian dan aktivitas sosial warga Peusangan kembali berjalan normal.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh turut didampingi Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo, Dansat Brimobda Polda Aceh Zuhdi Batubara, serta Karo Log Polda Aceh.
Turut hadir Kapolres Bireuen Tuschad Cipta Herdani, Bupati Bireuen Mukhlis, Kasat Lantas Polres Bireuen Aditya Hadmanto, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran unsur Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat tersebut mencerminkan sinergi dan koordinasi yang solid dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan terus terjaga demi memastikan akses transportasi warga Peusangan tetap aman dan lancar, sebagaimana ditegaskan Kabid Humas.[]





